RSS

[REVISI-VI/FINAL/28-06-16] PENGUBAHAN PARADIGMA DALAM MEMPREDIKSI PASSING GRADE SMA TAHUN 2016 MELALUI BASIS DATA SEBARAN HASIL UN SMP PADA TAHUN BERJALAN (ALTERATION OF PARADIGM IN PREDICTING THE VALUE OF SENIOR HIGH SCHOOL PASSING GRADE IN YEAR 2016 THROUGH SMP DATA BASE UN-DISTRIBUTION IN CURRENT YEAR)

10 Jun
[REVISI-VI/FINAL/28-06-16] PENGUBAHAN PARADIGMA DALAM MEMPREDIKSI PASSING GRADE SMA TAHUN 2016 MELALUI BASIS DATA SEBARAN HASIL UN SMP PADA TAHUN BERJALAN (ALTERATION OF PARADIGM IN PREDICTING THE VALUE OF SENIOR HIGH SCHOOL PASSING GRADE IN YEAR 2016 THROUGH SMP DATA BASE UN-DISTRIBUTION IN CURRENT YEAR)

[Masukan untuk Perbaikan Pusat Data Pendidikan SMP di Kota Bandung, PPDB /Penerimaan Peserta Didik Baru Online]

Gambar-0_Pengubahan Paradigma Dalam Memprediksi Passing Grade SMA 2016

Gambar-0 Pengubahan Paradigma Dalam Memprediksi Passing Grade SMA Tahun 2016 di Kota Bandung

 CATATAN PENTING :

  1. Para warga sadaya, semangat PPDB adalah Objektivitas, Transparansi, Akuntabilitas, dan berkeadilan. Artinya, kecepatan perubahan data pendaftar harus terupgrade setiap saat. Dapat menjadi petunjuk / secercah cahaya yang akan menuntun di kegelapan andaikan terjadi kesalahan di dalam prediksi Passing Grade. Pihak sekolah dapat membantu para orang tua murid untuk menampilkan data terkininya. (Bayangkan: Gempa di Jepang, Banjir di China, Kebakaran pasar di Jakarta dapat cepat dideskripkan dengan jelas dan akurat ?)
  2. Bandingkan ANAK NEGERI & ANAK SWASTA : Peraih NUN yang tinggi dari swasta akan melenggak-lenggok milih SMAN Faforit Di Bandung.  Bandingkan dengan peraih NUN katagori cukup yang belum tentu lolos di sekolah Negeri, maka mereka akan berbondong-bondong menyerbu pendaftaran ke sekolah Swasta. Ada istilah BELI KURSI (konon bisa puluhan juta), artinya kalau keterima ke negeri uang yang telah didaftarkan akan hangus dan tidak dapat ditarik kembali ? ? ? ? SAYA TIDAK HABIS PIKIR, kenapa hal seperti ini tidak diatur secara jelas di PERWAL PPDB 2016. Kasihan orang-orang harus bayar panjar yang suatu saat bisa hangus. KALAU MAU NYARI UANG LEWAT PRESTASI dan BUKAN LEWAT AJI MUNGPUNG. Saya berharap Kang Ridwan Kamil dapat membaca tulisan di point 2 ini, karena rambu-rambu di perwal ppdb 2016 tidak memagari batasan-batasan ruang gerak yang boleh dilakukan, semisal. “Semua sekolah swasta berkewajiban untuk menerima murid pelamar. Samapai dengan dilakukannya ujian penerimaan maka murid pelamar harus membayar uang persyaratan masuk sekolah. Fihak sekolah berkewajiban mengembalikan uang pendaftaran yang disetor manakala pelamar tidak jadi/menarik diri. (jangan kwawatir kosong kelas, rasio NUN di bawah rata-rata besar sekali)
  3. Sahabat-sahabat yang memiliki nilai lebih rendah dibandingkan prediksi Passing Grade tidak usah berkecil hati. Kalaupun ingin mencoba kesempatan ambil untuk KUOTA PROTEKSI WILAYAH, dan amati perubahan laju pendaftarnya. Kita tidak bisa memastikan apakah sebaran nilai NUN yang beredar telah terkonsentrasi di pusat kota saja. Ibarat kata, walaupun SMAN 3 Bandung yang biasanya memiliki PG di atas 36.00, akan memungkinkan jatuh menjadi 31.00, 25.00, atau bahkan 20.00 (karena kuota proteksi). Walaupun dalam sejarahnya belum pernah terjadi.

Gambar---_Monitoring PPDB Online 2016

Gambar-00 Memonitor Pendaftar dan Passing Grade Sementara
  1. Sebaiknya sahabat dapat membaca : Peraturan Wali Kota Bandung No. 610 Tahun 2016 Tentang Cara Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak/Raudhatul Athfal dan Sekolah/Madrasah Walikota Bandung.
  2. Beberapa pertanyaan seputar tatacara / aturan PPDB sebaiknya ditanyakan kepada pakarnya lasngsung lewat : Blog Bicara PPDB (Sdr. Taufiq akbari Utomo)
  3. Dikarenakan keterbatasan saya dalam memahami tatacara sistem dan format seleksi PPDB 2016, maka untuk pertanyaan detail dapat langsung ditanyakan kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung / Sekolah Asal SMP / Sekolah tujuan SMA. Ada beberapa kebijakan baru yang saya belum menguasai penerapannya semisal penerapan insentif berdasarkan jarak sekolah, adanya seleksi tahap 1 dan tahap 2, kuota proteksi, calon peserta didik katagori A, dll. Mohon dimaafkan dan dimaklumi atas keterbatasan yang ada pada saya.
  4. Tulisan ini bertujuan untuk mengenalkan suatu metoda dalam memprediksi Passing Grade, yang sama sekali belum pernah ada yang merumuskan dan menuliskannya di Blog. Kalaupun pernah ada yang mencoba memprediksinya, maka yang akan ditampilkan hanya tabel hasil prediksinya saja tanpa ada penjelasan / metodologi dari mana hasilnya diperoleh.
  5. Hasil prediksi mungkin saja benar dan mungkin saja salah dengan tingkat kepercayaan 50%. Pengambilan keputusan diserahkan kepada pembaca, dan jangan lupa untuk mengunduh (download) data-data dalam bentuk excell nya agar dapat membaca historis Passing Grade, dan keputusan akhir ada di tangan para pembaca sekalian.
  6. Khusus untuk tahun 2016 ini saya berterimakasih banyak kepada sahabat-sahabat yang mendukung terhadap pengadaan data sebaran NUN SMP 2016 dari sumber dinas pendidikan Kota Bandung melalui Sdr. Negariansyah (yang banyak membantu menyumbangkan data dan melakukan klarifikasi ke beberapa pusat Bimbel di Bandung) , dan juga Sdri Meita Mardiaty (teman seangkatan SMAN-3 Bandung 1988 yang telah menyentil Kang Ridwan Kamil via obrolan di Facebook), tentunya juga Kang Ridwan Kamil (yang saya lebih mengenalnya sebagai adik kelas di SMAN-3 Bandung, dan tentunya sekarang terkenal karena menjadi Walikota Bandung, yang menyatakan bahwa suatu dinamika bahwa PG bisa naik dan bisa turun via obrolan di Facebook, dan saya yakin sekali bahwa ada tujuan besar untuk kebaikan kota bandung melalui PerWal Bandung berkaitan dengan PPDB).

 

SEKAPUR SIRIH

Ternyata membuat prediksi passing grade sekolah merupakan suatu tantangan besar tersendiri bagi saya. Beberapa masukan dari pakar-pakar yang telah lama mengamati dan menggeluti passing grade sangat berharga sekali bagi saya, dan menunjukkan adanya titik harapan baru untuk menjelaskan apa yang menjadi seputar permasalahan manakala seorang murid baru lulus dan ingin mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Bagi saya keakurasian hasil prediksi adalah nomor yang kesekian dari tujuan penulisan ini (karena banyaknya variable yang sulit dikendalikan), mengingat tujuan utamanya adalah membangun sistem informasi terintegrasi yang akan digunakan oleh masyarakat luas dalam memprediksi passing grade, menjelaskan kepada masyarakat luas mengenai langkah apa saja yang harus dipertimbangkan untuk memilih sekolah berdasarkan nilai ujian nasional yang telah diperolehnya, dan pengambilan keputusan tidak hanya didasarkan atas isu-isu yang beredar saja namun dapat ditelaah dengan lebih cermat dan teliti lewat sebaran data-data / tulisan-tulisan yang pernah disusun pada tahun-tahun  sebelumnya.

Kenapa saya katakan bahwa keakurasian hasil prediksi adalah tujuan yang kesekian (bukan tujuan pertama/bukan prioritas penting yang) ?, mengingat terlalu banyak variable bebas yang berada di luar domain prediksi dan sulit sekali untuk mengendalikannya. Memodelkan trend yang ada menjadi model matematis supaya bisa direpresentasikan adalah tidak mudah dan membutuhkan dukungan sistem imformasi yang akurat dan terpercaya / dapat dipertanggungjawabkan. Semisal, bisakah kita menjawab beberapa pertanyaan berikut :

  1. Apa ukuran dan seberapa besar upaya setiap SMP yang ada di kota bandung untuk meningkatkan mutu pendidikannya ?
  2. Variabel-variabel apa saja yang dijadikan tolak ukur untuk menghitung keberhasilan peningkatan mutu di dalam pendidikan ?
  3. Seberapa lama sosialisasi dilakukan terhadap penerapan kebijakan baru di bidang pendidikan ? Seberapa besar inseminasi tersebut dilakukan sehingga mengakar kuat pada setiap sekolah yang ada ?
  4. Bagaimanakah distribusi hasil Ujian Nasional SMP yang dapat dipilah berdasarkan SMP yang ada, Kluster yang ada, Rayon yang ada, domisili yang ada, swasta ataukah negeri ?
  5. Sebelum Ujian Nasional dilakukan apakah Try Out menjadi persyaratan yang akan dilakukan oleh setiap SMP ? Bagaimana mengintegrasikan hasil try out yang telah dilakukan oleh sekolah-sekolah yang ada ke dalam suatu system pusat data sehingga akan membantu tingkat keakurasian prediksi passing grade ?
  6. Bagaimanakah tingkat kesulitan soal UN tahun 2016 ini ?
  7. Apakah peraih UN dengan nilai tinggi akan tetap melanjutkan sekolah yang berada dalam satu atap yayasan ataukah akan berpindah ke sekolah negeri ?

Sekali lagi saya katakan, prediksi passing grade hanya akan bisa dilakukan untuk mendekati keakurasian tertentu (memperkecil simpangan toleransi yang ada), JIKA dan HANYA JIKA nilai sebaran UN SMP segera dipublikasikan oleh fihak berwenang kepada masyarakat luas (sesaat setelah pengumuman hasil UN ke setiap murid SMP).

Kenapa hal ini sangat penting sekali ? Kita lihat hampir di semua kluster dan tingkat sekolah yang ada, bahwa kuota yang tersedia berada di bawah jumlah pendaftar. Artinya akan ada pendaftar yang tertolak untuk masuk ke suatu sekolah (ciri adanya persaingan). Namun kita berkewajiban juga menginformasikan kepada masyarakat luas, bahwa mendaftar sekolah itu memerlukan suatu metodologi yang boleh jadi berupa hasil prediksi passing grade (walaupun belum dijamin 100% kebenarannya), riwayat historis passing grade beserta karakteristiknya untuk suatu sekolah, dan data-data pendukung lainnya. Intinya, untuk mencegah supaya para orang tua dan murid tidak salah mendaftar karena ketidakatahuannya akan situasi passing grade dan korelasinya dengan sebaran hasil ujian nasional.

Berdasarkan alasan tersebut saya memberanikan diri untuk menulisnya, walaupun masih terdapat banyak kekurangan dalam diri pribadi ini. Dan saya berkeyakinan, kedepannya akan lahir generasi-generasi penerus yang lebih handal, lebih pintar, dan difasilitasi oleh teknologi yang lebih canggih dibandingkan dengan yang ada sekarang. Dan tentunya semuanya itu bertujuan agar prediksi passing grade ke depannya menjadi lebih terarah, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan melalui suatu metoda pendekatan tertentu dalam mengolahnya (mengajak masyarakat agar mau memahami metodologinya, yang tidak hanya berorientasi kepada hasil akhir dari passing grade-nya saja). Dan harapan kedepannya, bahwa system pendidikan yang ada di Indonesia dapat dibangun melalui Jaringan Pusat Data Terintegrasi yang mudah diakses oleh masyarakat luas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya (karena Indonesia mengakomodir juga bahwa pendaftar dapat melalui jalur luar kota).

 Gambar-1_Pengembangan PPDB Menjadi Pusat Data Terintegrasi

Gambar-1 Pengembangan Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Pusat Data Pendidikan Terintegrasi

 

I. BELAJAR DARI DISTRIBUSI SEBARAN UN SMP DI KOTA BANDUNG (LANGKAH PERTAMA SETELAH PENGUMUMAN HASIL UJIAN NASIONAL TINGKAT SMP)

Umumnya seorang yang senang melakukan suatu percobaan ataupun senang menganalisis sesuatu akan dihadapkan dengan kualitas data masukannya yang akan diolah (apakah data tersebut tersedia, lengkap, dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, ataukah selaras dengan fenomena yang akan dianalisisnya). Data-data sebagai masukan tersebut akan diverifikasi dan divalidasi, kemudian akan diolah lebih lanjut sesuai dengan peruntukkannya.

Contoh kasus yang saya hadapi adalah kesulitan dalam menemukan data sebaran nilai hasil UN SMP untuk lima tahun ke belakang. Ada suatu data namun tidak lengkap persyaratannya sehingga dapat menimbulkan keambiguan di dalam pengolahannya. Namun jika data tersebut dibuang, akan sayang juga mengingat minimnya data yang ada secara keseluruhan. Sehingga langkah komprominya adalah mengkonversi data tidak lengkap tersebut sehingga dapat direpresentasikan menjadi lengkap (tentunya dengan resiko adanya kesalahan). Namun kesalahan yuang terjadi dapat saya abaikan mengingat saya lebih mengorientasikan kepada proses penyusunannya, dan kalaupun terjadi kesalahan pada hasil akhirnya maka dapat dimaklumi (berada di dalam rentang toleransi yang diijinkan).

 Gambar-2_Pentingnya Menentukan Posisi UN Putra-i di Dalam Sebaran Hasil Nilai UN 2016

Gambar-2 Pentingnya Menentukan Posisi UN Putra-i di Dalam Sebaran Hasil Nilai UN 2016

Saya katakan bahwa sesuatu hal yang mustahil untuk memprediksi passing grade SMA (2016) tanpa mengetahui sebaran nilai UN SMP pada tahun berjalan (2016). Sehingga jelas bagi kita bahwa langkah awal yang perlu dilakukan oleh para orangtua murid adalah berupaya keras untuk mencari sebaran nilai UN SMP tahun 2016. Hal ini akan menjadi jalan pembuka dalam langkah-langkah selanjutnya yang perlu kita lakukan. Gambar-2 menunjukkan bahwa sebaran UN Tahun 2014 diperoleh dalam bentuk grafik dan tidak detail, sehingga saya berupaya untuk mendetailkan sebarannya melalui suatu prediksi yang mungkin saja didalamnya terkandung suatu penyimpangan/kesalahan. (Penyimpangan yang terjadi saya abaikan demi representasi data yang lebih bermakna dan bisa dijumpai solusi penanggulangan masalahnya).

Pada saat saya dalam melakukan proses penulisan ini, Alhamdulillah saya dikirm data Sebaran Nilai UN SMP untuk tahun 2014 oleh Saudara Taufiq Akbari Utomo. Kesempatan bagi saya untuk memperbaiki data lagi, walaupun data yang saya dapatkan belum bisa dikatakan lengkap 100% (tidak terdapatnya sebaran data detail untuk Nilai UN < 30), sehingga saya melakukan beberapa pembaruan data lagi dan ditunjukkan pada gambar berikut :

  Gambar-3_Revsisi Sebaran Data UN 2014 (Kiriman Bapak Taufiq Akbary Utomo)

Gambar-3  Revsisi Sebaran Data UN 2014 (Kiriman Bapak Taufiq Akbary Utomo)

Gambar-4 di bawah menunjukkan contoh sebaran data nilai UN. Umumnya orang tertarik dan bisa menyimpulkan kondisi realitasnya setelah melihat tampilan dalam bentuk grafik. Jika dilihat dari kecenderungannya, secara sepintas naik mulai dari tahun 2013 ke 2014 dan ke 2015. Apakah ini merupakan suatu jaminan bahwa prediksi di tahun 2016 akan naik ? ? ? Sulit sekali untuk kita putuskan mengingat varibel penentunya banyak sekali dan juga sangat sulit untuk menentukan karakteristik variabelnya. Salah satu contoh adalah sulitnya  menentukan tingkat kesulitan soal UN yang akan dimunculkan pada tahun 2016 ini, dan sulit juga untuk menentukan sebaran IQ dari murid yang ada di Kota Bandung.

 Gambar-4_Contah Data Sebaran UN Tahun 2013-2014-2015 untuk SMP di Kota Bandung

Gambar-4 Contah Data Sebaran UN Tahun 2013-2014-2015 untuk SMP di Kota Bandung

Andai dijumpai suatu kasus yang tidak disukai (Nilai Sebaran UN Tahun Berjalan / 2016) tidak dapat diperoleh, maka apa boleh buat bahwa kita harus menempuh suatu jalan yaitu lewat memprediksinya. Kita berbaik sangka terhadap pelaksanaan pendidikan yang dijalankan saat ini, bahwa semuanya melakukan peningkatan kualitas mutu pendidikan, kebijakan di bidang pendidikan sangat kondusif, maka sudah dapat ditebak bahwa sebaran hasil UN akan naik pada tahun 2016. Andai sebaran nilai UN Tahun 2016 diterbitkan oleh fihak berwenang sesaat sebelum pendaftaran ke SMA dilakukan maka Prediksi akan lebih mudah dilakukan dan hasilnya Insyaallah akan lebih akurat/mendekati kondisi aktualnya. Yang saya lakukan adalah membalik system prediksi Passing Grade yang ada sekarang dengan jalan mengawalinya dulu lewat prediksi sebaran data UN aktual (potret / lukisan sesungguhnya dari murid-murid SMP yang ada).

 Gambar-5R2_Contah Memprediksi sebaran UN Tahun 2016 (Jika sebaran Pada Tahun Berjalan Tidak Dapat Dijumpai)

Gambar-5 Contah Memprediksi sebaran UN SMP Tahun 2016 (Jika Sebaran Hasil UN Pada Tahun Berjalan Tidak Dapat Dijumpai)–> Gambar ini direvisi

Gambar-5 adalah prediksi hasil sebaran UN 2016 dengan jalan melakukan regresi terhadap sebaran nilai UN 2013, 2014, 2015 (yang awalnya tidak lengkap). Prediksi pada Gambar-5 berubah setelah saya mendapatkan data Peringkat Nilai UN SMP Kota Bandung Tahun 2016 (saya dapatkan tanggal 11-06-16)

Gambar-5b menunjukkan bahwa data peringkat UN 2016 Kota Bandung hanya memuat Nilai Rata-Rata Per Mata Ujian, Nilai Rata-Rata Total Ujian, dan Jumlah Peserta Ujian, dan Ranking. Data ini tidak memuat sebaran nilai UN yang didapat oleh seluruh peserta, dan juga oleh seluruh SMP yang ada di Kota Bandung (hanya terdapat 43 SMP). Mohon bantuan para pembaca sekalian jika mendapatkan data yang lebih lengkap lagi dan berupa sebaran nilai UN 2016 kota bandung, agar dapat mengirimkannya kepada saya untuk saya revisi lagi tulisan ini.

Gambar-5b_Perolehan Data Baru Peringkat UN SMP Kota Bandung 2016

Gambar-5b Data Peringkat Hasil UN 2016 Untuk SMP di Kota Bandung (Prediksi Sebaran UN menjadi lebih akurat, walaupun tetap diperlukan Sebaran UN Aktual SMP Untuk Tahun 2016. Gambar ini direvisi juga.

Data pada Gambar-5b harus diolah lanjut oleh saya dengan jalan melakukan Pendekatan Normalisasi (Distribusi Normal) untuk mengetahui sebaran nilai berdasarkan jumlah muridnya. Berdasarkan pengolahan data diperoleh hasil sebaran berikut (Gambar-5c) :

Gambar-5c_Pengolahan Data &amp; Sebaran UN Berdasarkan Peringkat UN SMP Kota Bandung 2016

Gambar-5c  Pengolahan Data & Sebaran UN Berdasarkan Peringkat UN SMP Kota Bandung 2016

Sekalilagi saya ingatkan bahwa fase ini bertujuan untuk memetakan posisi putra/i kita di sebaran nilai UN. Langkah berikutnya adalah memeriksa apakah jumlah murid lainnya yang mendapatkan nilai UN yang sama atau di atas putra/i kita seberapa banyak. Karena mereka akan menjadi pesaing anak kita. Kondisi yang diharapkan adalah bahwa Kuota di SMP yang tersedia lebih banyak daripada jumlah murid yang memperoleh nilai UN tersebut. Mari kita upayakan pencarian sebaran nilai UN 2016 aktual semaksimal mungkin, sehingga akan memudahkan kita untuk melakukan langkah-langkah kedepannya (Data peringkat UN SMP 2016 Kota Bandung yang saya miliki hanya no. urut 1 s/d 43 saja, masih ada beberapa SMP yang tidak termasuk di dalamnya, jika pembaca memiliki data yang lebih lengkap bisa di share ke penulis, untuk penulis sempurnakan lagi prediksinya).

Alhamdulillah, sebaran data hasil UN tahun 2016 telah penulis terima, sehingga yang saya lakukan adalah menentukan apakah prediksi-prediksi sebelumnya menyimpang dengan sangat jauh ataukah berada di dalam daerah toleransi yang dapat diterima ?

DATA-DATA APA SAJA YANG DAPAT KITA PEROLEH DAN KITA SUSUN DARI SEBARAN NUN SMP KOTA BANDUNG TAHUN 2016 :

  • SEBARAN DATA NUN SMP Kota Bandung Tahun 2016 (Perbandingan Sekolah SMP Negeri dan Swasta)

Gambar-5d_Perolehan Data Baru Sebaran NUN SMP Kota Bandung 2016 Dari Dinas Pendidikan Kota Bandung

Gambar-5d Perolehan Data Baru Sebaran NUN SMP Kota Bandung 2016 Dari Dinas Pendidikan Kota Bandung (Perbandingan perolehan SMP Negeri dan SMP Swasta)
  • SEBARAN DATA NUN SMP Kota Bandung Tahun 2016 (Sekolah SMP Negeri Kota Bandung)

Gambar-5e_Sebaran NUN Kota Bandung 2016

Gambar-5e Sebaran NUN Kota Bandung 2016
  • Menilai Prediksi Sebaran NUN 2016 berdasarkat Data Peringkat UN SMP 2016 dengan Data Aktual Sebaran NUN SMP Kota Bandung Tahun 2016

Gambar-5f_Sebaran NUN Kota Bandung 2016 &amp; Prediksi Sebelumnya Berdasarkan Peringkat NUN SMP 2016

Gambar-5f Penilaian hasil prediksi UN Berdasarkan data Peringkat SMP Kota Bandung dengan Dta Aktual Sebearan NUN SMP Negeri Kota Bandung 2016

Dalam PPDB Online 2016 akhirnya dinas pendidikan menerbitkan sebaran NUN SMP Kota Bandung 2016, dalam bentuk digaram. Terjadi perbedaan jumlah secara signifikan yang diakibatkan oleh Interval Kelas nilai NUN nya. Setelah saya lihat kembali ke belakang untuk prediksi-prediksi sebelumnya, ternyata tidak ada perubahan yang signifikan terhadap Nilai Passing Grade (artinya tidak ada perubahan)

Gambar-15_Distribusi NUN SMP Kota Bandung Online 2016

Sampai dengan saat ini dapat disimpulkan bahwa secara garis besar sebaran NUN SMP Negeri Kota Bandung Tahun 2016 mengalami Penurunan. Pertanyaan berikutnya yang muncul adalah, apakah dengan turunnya sebaran NUN SMPN Tahun 2016 akan mengakibatkan Passing Grade Negeri akan turun pada semua SMA ? ? ? APAKAH BISA KITA MENJAMIN yang mendaftar ke SMA Negeri hanya lulusan dari SMP Negeri saja ? Dan juga kita tidak bisa menjawab bahwa sebaran peraih NUN tersebar secara merata di setiap wilayah / rayon / kecamatan ? ? ? ? Jawabannya Belum Tentu. Karena belum tentu, maka kita harus mempelajari lewat sejarah perilaku data-data pada tahun sebelumnya……………

Upaya kolaborasi untuk menghasilkan data dan berdiskusi berlanjut terus, dan pada Tanggal 20 Juni malam, sahabat saya Sdr. Negariansyah Nega mengirmkan data dan menyarankan untuk menganalisa NUN melalui sebaran wilayah. Saya putuskan, bahwa prediksi berbasis sebaran wilayah ini yang seharusnya dikembangkan lebih lanjut (Mengingat tujuan awal PPDB seperti yang tertera di Perwal 2016, dengan melengkapi karakteristik spesifik sekolah yang ada berdasarkan kluster).

Gambar-5gR3_Sebaran NUN Berdasarkan SMP Negeri Kota Bandung 2016

Gambar-5g Prediksi Sebaran UN Berbasis Wilayah SMP Kota Bandung 2016

II. LANGKAH KE-DUA (MEMPELAJARI KARAKTERISTIK JUMLAH KUOTA DAN PENDAFTAR PADA TAHUN SEBELUMNYA)

Penting untuk mengetahui kuota tersedia di setiap SMA berikut jumlah pendaftar yang ada berdasarkan historis data masa lampau. Umumnya Perubahan Kuota berjalan lambat dan tidak terlalu fluktuatif, karena bukan perkara mudah untuk menambah suatu kelas lengkap dengan sarana dan prasarananya pada suatu sekolah. NAMUN, dengan diterapkannya suatu kebijakan semisal penerimaan Jalur Prestasi, Surat Keterangan Tidak Mampu, Kuota Luar Daerah, Kuota Beda Rayon, dapat mengakibatkan perubahan jumlah Kuota dengan signifikan. Akibat yang ditimbulkannya akan berpengaruh ke Jumlah Kuota dan Pendaftar Jalur Akademis (murni berdasarkan nilai UN).

  Gambar-6_Jumlah Kuota Tersedia VS Pendaftar (Setiap Kluster)

Gambar-6  Jumlah Kuota Tersedia VS Pendaftar SMA di Kota Bandung Tahun 2009 sd 2015 (Setiap Kluster)

Hampir dapat dikatakan bahwa jumlah pendaftar selalu lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan kuota. Andai profil keadaan tersebut ditelaah lebih lanjut, seharusnya fihak pemerintahan di Kota Bandung dapat menentukan prioritas pengembangan mana yang akan dilakukan sesuai dengan kondisi masyarakatnya di bidang pendidikan.

 Gambar-7_Rasio Ditolak Masuk SMA Di Kota bandung (Setiap Kluster)

Gambar-7 Prosentase Penolakan Pendaftar SMA di Kota Bandung Tahun 2009 sd 2015 (Setiap Kluster)

Melalui Gambar-7 ditunjukkan bahwa rata-rata penolakan terbesar adalah terjadi di Kluster-1. Artinya banyak murid dengan hasil UN yang besar mencoba bertarung di Kluster-1 dan akhirnya terjungkal. Saya membayangkan bagaimana perasaan orangtuanya manakala putra/i nya mengalami kegagalan tersebut. Dapat disimpulkan bahwa nilai sebaran UN SMP Tahun 2016 berperan besar dengan terjadinya rasio penolakan tersebut (terjadi salah pilih sekolah). Sehingga sekali lagi saya utarakan, sesaat setelah hasil UN diumumkan untuk seluruh murid SMP di Bandung, maka Data Sebaran UN SMP Tahun 2016 agar dapat diterbitkan oleh fihak yang berwenang.

Data baru apa yang bisa kita peroleh dan petakan dari PPDB Online 2016 untuk kota Bandung ? ? (mengikuti peraturan wali kota bandung berkaitan dengan PPDB 2016)

Gambar-7bR3_Kuota SMA Negeri Bandung-PPDB Online &amp; Perwal 2016

Gambar-7a Kuota SMA Negeri Bandung berdasarkan PPDB Online Kota Bandung Tahun 2016 dan Perwal Kota Bandung 2016 (DIREVISI)

Berdasarkan sebaran UN berdasarkan Wilayah yang baru saya terima, maka saya merasa perlu untuk melakukan pengesetan Kuota yang Ada berbasis wilayah juga. Saya mencoba memetakan dengan lebih detail untuk kuota akademik menjadi : dalam wilayah dan gabungan wilayah)

Gambar-7aR3_Kuota SMA Negeri Bandung-PPDB Online &amp; Perwal 2016

Gambar-7b Kuota SMA Negeri Bandung berdasarkan PPDB Online Kota Bandung Tahun 2016, Perwal Kota Bandung 2016, dan Sebaran NUN SMPN 2016 Berbasis Wilayah (Kuota akademik diasumsikan)

Sampai dengan pada tahap ini, anda mulai melakukan strategi, di jalur mana putra-putri anda akan bertarung untuk memperebutkan kursi. Dengan melihat setiap kuota yang ada untuk peruntukannya, dan yang terpenting adalah domisili dimana anda berada. Ibarat kata muju kena-mundur kena bagi peraih nilai NUN tinggi tapi berdomisili di luar wilayah sekolah faforit Kluster-1 / Kluster-2 / Kluster-3. Saya memberanikan diri untuk menangkap apa maksud dari pembagian kuota tersebut di atas : Kota bandung adalah kota indah dengan masalah utama kemacetan yang luar biasa parah pada jam-jam tertentu. Timpangnya keseragaman mutu pendidikan yang ada di kota bandung, variannya begitu kental sehingga target sebagian orang tua adalah memasukkan putra-putranya di sekolah favorit, padahal ada sekolah lain di dekat rumahnya. Pernyataan ini harus dijawab oleh dinas pendidikan kota Bandung dengan upaya pengadaan program-program penyeragaman mutu di bidang pendidikan (sekolah bagus bukan hanya karena upaya civitas akademika saja, namun ditentukan juga oleh regulasi, kebijakan, dan pengambilan keputusan yang ada di bidang pendidikan).

Sampai dengan tahap ini fokus kita terlihat pada KUOTA AKADEMIK (saya lebih suka melihat pada kolom PROTEKSI ), akan menjadi masalah tersendiri bagi orangtua yang memiliki domisili rumah di luar wilayah sekolah favorit. Saya tegaskan di sini, biarlah pilihan kita mengalir apa adanya…………..

III. LANGKAH KE-TIGA (MEMPELAJARI KARAKTERISTIK RATA-RATA PASSING GRADE DI BANDUNG & MEMPREDIKSINYA UNTUK TAHUN 2016 INI / PER KLUSTER)

Dalam kondisi yang ideal sekali, pengelompokkan SMA menjadi Kluster-Kluster merupakan suatu upaya pemerataan tingkat kemajuan pendidikan yang tersebar di beberapa wilayah Kota Bandung. Sekolah-sekolah yang ada di dalam Kluster memiliki suatu entitas yang serupa yang menunjukkan bahwa mereka layak dikelompokkan pada tempat / kluster yang sama. (Arti lainnya adalah menunjukkan kesamaan sifat, hanya lokasi / wilayahnya saja yang berbeda).

 Gambar-8_Rata-Rata Passing Grade SMA Kota Bandung Tahun 2008 sd 2015 (Per Kluster)

Gambar-8 Rata-Rata Passing Grade SMA Kota Bandung Tahun 2008 sd 2015 (Per Kluster)–>Direvisi (Lihat Gambar-9)

Nilai Rata-Rata Passing Grade Per Kluster penting juga untuk diketahui, mengingat kumpulan sekolah dalam kluster yang sama akan membentuk suatu populasi yang lebih besar jika dibandingkan dengan populasi yang terdiri hanya satu sekolah saja. Karena kesamaan sifat yang spesifik tersebut maka kemungkinannya mempunyai pola yang sama, sehingga sifat bawaan tersebut akan diturunkan ke sifat-sifat bawaan yang lebih kecilnya (level-level sekolah pada kluster yang sama). Kenapa hasil prediksi untuk tahun 2016 menunjukkan bahwa hasilnya bisa naik / bisa turun bila dibandingkan dengan hasil pada tahun 2015 ? Hal tersebut diakibatkan perjalanan / riwayat sejarahnya, yang memiliki banyak variable penentu yang variasinya sangat tinggi sekali dan dimodelkan secara matematis (Sulit bahwa suatu hasil merupakan dari suatu tindakan konsisten dan berkesinambungan). Sehingga sampai dengan saat ini, barulah kita mulai menyadari bahwa penting sekali untuk mengetahui sebaran di awal-awal sebelum pendaftaran dilakukan. Pada Tanggal 11-06-2016 saya dikirimi data Peringkat Nilai UN SMP 2016 Kota Bandung, setelah diolah lebih lanjut mulai tampak hasil yang menurut saya cukup meyakinkan. Dari sebaran nilai UN yang diturunkan dari data Peringkat Nilai UN SMP Kota Bandung 2016, ditunjukkan kemungkinan adanya perubahan drastis berupa penurunan Passing Grade bagi Kluster-1 dan Kluster-2 untuk pendaftar dalam kota ( Gambar-9). Alasan saya :

  • Peringkat UN SMP Kota Bandung 2016 merupakan gabungan seluruh SMP Negeri dan swasta serta Madrasah Tsanawiyah yang ada di kota Bandung. Ada kecenderungan bahwa murid yang bersekolah di sekolah swasta umumnya akan melanjutkan pendidikan pada yayasan sekolah yang sama. Sehingga akan menurunkan lagi persaingan pendaftar yang ingin masuk ke SMA Negeri.
  • Kita tidak pernah mengetahui sebaran nilai UN tersebut berdasarkan peta geografis domisili murid (orangtua murid cenderung memilih sekolah yang dekat dengan rumahnya dan memiliki kualitas yang baik). Sehingga para peraih nilai UN yang tinggi cenderung tersebar ke beberapa daerah yang tidak hanya terkonsentrasi di satu daerah saja.
Gambar-9R2_Prediksi Nilai Rata-Rata Passing Grade SMA Kota Bandung Tahun 2016 (Per Kluster)
Gambar-9 Prediksi Nilai Rata-Rata Passing Grade SMA Kota Bandung Tahun 2016 (Per Kluster) berdasarkan Peringkat Nilai UN SMP Kota Bandung 2016 (DIREVISI)

Gambar-9R2_Prediksi Nilai Rata-Rata Passing Grade SMA Kota Bandung Tahun 2016 (Per Kluster)

Gambar-9a Prediksi Nilai Rata-Rata Passing Grade SMA Kota Bandung Tahun 2016 (Per Kluster) berdasarkan Sebaran NUN SMP Negeri 2016 Kota Bandung (KUOTA GABUNGAN WILAYAH)

 

IV. LANGKAH KE-EMPAT (MEMPELAJARI KARAKTERISTIK RATA-RATA PASSING GRADE DI BANDUNG & MEMPREDIKSINYA UNTUK TAHUN 2016 INI / PER SMA)

Langkah ke-empat merupakan langkap puncak yang paling banyak ditunggu (jika kita menonton TV merupakan acara faforit yang waktu tayangnya malam minggu jam 8 malam pada saat keluarga sedang berkumpul dan beristirahat bersama).

Sejauh ilmu yang saya pelajari adalah, sampai kapanpun tidak akan pernah dihasilkan prediksi yang akurat (menyimpang di dalam suatu toleransi yang dapat diterima), JIKA…….Data Distribusi UN Tahun 2016 ini tidak berada di tangan kita. Ibarat kata kita adalah orang buta yang diberi tugas sebagai penunjuk jalan…….Nearly Impossible (maaf : saya katakan sejago apapun anda dapat memprediksi hanya kesulitan-kesulitan saja yang anda hadapi, dan anda hanya berupaya menggabungkan angan-angan kosong saja dan mencoba untuk merangkai satu dengan yang lainnya).

Sehingga solusinya adalah bagaimana kita mencari jalan agar Nilai Sebaran UN Tahun 2016 ini dapat dipublikasikan sesaat setelah pengumuman hasil nilai UN diumumkan (Kalau saya tidak salah, Besok Hari Sabtu / 11 Juni 2016 adalah hari pengumumannya). Mari kita berbondong-bondong menanyakan nilai sebarannya kepada : Instansi Dinas Pendidikan terkait, Sekolah-sekolah asal ataupun sekolah yang dituju, atau Pusat-Pusat Bimbingan Belajar. (Saya menggunakan kalimat mengajak, karena menyadari sekali pentingnya arti dokumen tersebut bagi para lulusan murid SMP yang akan mendaftar SMA di Bandung Kota. (Gambar-10 di bawah DIREVISI menjadi Gambar-10a, setelah saya mendapatkan Peringkat Nilai UN SMP 2016 Kota Bandung)

  •  KLUSTER-I (KUOTA GABUNGAN WILAYAH)

Gambar-10R2_Prediksi Passing Grade SMA Kluster-1 di Kota Bandung Tahun 2016

Gambar-10 Prediksi Passing Grade SMA Kluster-1 di Kota Bandung Tahun 2016–> DIREVISI

Hasil Prediksi Revisi untuk Passing Grade Cluster-1 setelah mengetahui Data Peringkat Nilai UN 2016 Kota Bandung yang diturunkan untuk mendapatkan sebaran nilai :

Gambar-10aR2_Revisi Prediksi Passing Grade SMA Kluster-1 di Kota Bandung Tahun 2016

Gambar-10a Revisi Prediksi Passing Grade SMA Kluster-1 di Kota Bandung Tahun 2016 Berdasarkan Peringkat Nilai UN 2016 Kota Bandung–>DIREVISI

Gambar-10bR2_Prediksi Nilai Rata-Rata Passing Grade SMA Kota Bandung Tahun 2016 (Kluster-1)

Gambar-10b Revisi Prediksi Passing Grade SMA Kluster-1 di Kota Bandung Tahun 2016 Berdasarkan Sebaran NUN SMPN Kota Bandung 2016 (KUOTA GABUNGAN WILAYAH)
  • KLUSTER-II (KUOTA GABUNGAN WILAYAH)

Gambar-11 akan direvisi oleh Gambar-11a berkaitan dengan Passing Grade untuk kluster-2 berdasarkan Peringkat UN SMP 2016 Kota Bandung, dan oleh Gambar-11b berdasarkan sebaran NUN SMP Negeri Kota Bandung Tahun 2016

Gambar-11R2_Prediksi Passing Grade SMA Kluster-2 di Kota Bandung Tahun 2016

Gambar-11 Prediksi Passing Grade SMA Kluster-2 di Kota Bandung Tahun 2016 (DIREVISI)

Gambar-11aR2_Revisi Prediksi Passing Grade SMA Kluster-2 di Kota Bandung Tahun 2016

Gambar-11a Revisi Prediksi Passing Grade SMA Kluster-2 di Kota Bandung Tahun 2016 Berdasarkan Peringkat UN SMP 2016 Kota Bandung (DIREVISI)

Gambar-11bR2_Prediksi Passing Grade SMA Kluster-2 di Kota Bandung Tahun 2016

Gambar-11b Revisi Prediksi Passing Grade SMA Kluster-2 di Kota Bandung Tahun 2016 Berdasarkan Sebaran NUN SMPN 2016 Kota Bandung (KUOTA GABUNGAN WILAYAH)
  • KLUSTER-III (KUOTA GABUNGAN WILAYAH)

Untuk Kluster-3 awalnya tidak ada perubahan, mengingat peringkat nilai UN SMP 2016 yang saya peroleh hanya sampai dengan Rangking 43 saja. Data yang saya peroleh tidak mencukupi untuk melakukan pengubahan prediksi. Namun setelah Sebaran NUN SMPN Kota Bandung 2016 diinfokan, maka ada perubahan hasil.

Gambar-12R2_Prediksi Passing Grade SMA Kluster-3 di Kota Bandung Tahun 2016
 Gambar-12 Prediksi Passing Grade SMA Kluster-3 di Kota Bandung Tahun 2016 (DIREVISI)

Gambar-12aR2_Prediksi Passing Grade SMA Kluster-3 di Kota Bandung Tahun 2016

 Gambar-12b Prediksi Passing Grade SMA Kluster-3 di Kota Bandung Tahun 2016 Berdasarkan Sebaran NUN SMPN 2016 Kota Bandung (KUOTA GABUNGAN WILAYAH)

KEDEPANNYA, sebaran UN berdasarkan letak geografi / domisili murud menjadi penting, untuk lebih mengetahui apakah sebaran NUN SMP sebanding atau tidak dengan sebaran wilayah SMP yang ada. Khusus untuk Kluster-3, Sebagian besar naik dikarenakan kuota sebanyak 3.397 akan diperebutkan oleh 3.971 murid yang memperoleh nilai 31>NUN>29 . Terus terang kondisi prihatin ada di Kluster-3, seolah-olah menutup jalan bagi peserta didik yang memiliki NUN di bawah 29.Namun jalan tetap ada jika anda tidak menggunakan Kuota Akademik, gunakan kuota lainnya selain kuota akademik. Dan juga amati setiap perubahan data jumlah pendaftar, kuota tersedia,  dan ranking di atas / di bawah putra anda dalam durasi waktu setiap hari, mudah-mudahan masih ada kesempatan .

Apaboleh buat, kedepannya kita harapkan akan ada solusi dari Dinas Kota Bandung untuk mengatasi masalah ini.

Berdasarkan data tabel dan grafik untuk semua SMA dan semua kluster ditunjukkan bahwa Passing Grade memiliki kemungkinan untuk naik saja, atau naik/turun. Berdasarkan pengolahan data ditunjukkan ada satu kecenderungan untuk naik saja, turun saja, atau naik/turun. Kenapa hal ini terjadi ? Dan bukannya  semuanya turun atau semuanya naik ? Yang menjadi dasar adalah rasio diantara kuota yang tersedia dengan sebaran NUN yang ada, serta sistem penilaian otomatis dari tahap 1 (kuota dalam wilayah) ke tahap 2 (kuota antar wilayah), dan status limpahan dari pilihan 1 ke pilihan 2.

PREDIKSI PASSING GRADE KUOTA DALAM WILAYAH

Berdasarkan data yang saya peroleh  berkaitan dengan prediksi sebaran NUN berdasarkan wilayah, maka saya susun Prediksi Passing Grade untuk Kuota Wilayah dengan asumsi bahwa SMP dan SMA pada satu kecamatan yang sama akan memiliki sifat yang saling mempengaruhi. Pada wilayah yang sama, tendensi banyak sedikitnya pelamar dapat ditentukan oleh : lokasi sebaran murid terhadap lokasi sekolah, favoritas dari SMA yang ada (dulu dicirikan dengan kluster dan sudah dihapus di tahun 2014, namun bekas-bekasnya masih mengental)

Gambar-15R3_PG Kuota Proteksi Dalam Wilayah SMA Kota Bandung 2016

Gambar-12c Prediksi Passing Grade SMA di Kota Bandung Tahun 2016 (KUOTA DALAM WILAYAH)

KASUS KUSUS UNTUK PENDAFTAR LUAR KOTA

Ternyata memiliki NUN yang relatif tinggi namun domisili tempat tinggal berada di luar wilayah akan menyebabkan ketegangan tersendiri bagi para orang tua murid. Prediksi passing grade untuk pendaftar luar kota sangat sulit sekali untuk diprediksi, mengingat rentang variabelnya yang lebih banyak sekali, seperti :

  1. Kita tidak mengetahui bagaimana distribusi perolehan NUN bagi murid-murid yang berdomisili dekat pada perbatasan wilayah kota Bandung.
  2. Kita tidak mengetahui berapa orang di seluruh Indonesia yang akan mendaftar masuk ke sekolah-sekolah favorit di Bandungnya untuk setiap tahun ? Bisa saja naik dan bisa saja turun.
  3. Umumnya nilai-nilai murid luar kota yang akan mendaftar ke dalam kota Bandung adalah murid-murid spesial yang memiliki NUN sangat spesial pula, bahkan cenderung fantastis.

Saya katakan sangat sulit bahkan mungkin tidak dapat diprediksi (unpredictable), sehingga saya hanya dapat menampilkan historis data-datanya saja, dan Passing Grade minimun berapa yang akan diprediksi diserahkan kepada para pembaca, saya tidak dapat melakukannya dikarenakan keterbatasan saya. Bahan masukan kedepannya bahwa peserta luar kota selain dijaring lewat kuota dan Passsing Gradenya, dapat juga diverifikasi/divalidasi oleh SMA yang menjadi tujuannya melalui Ujian Saringan Lagi di SMA yang dituju………….

  • Riwayat Kuota dan Pendaftar Luar Kota

Gambar-14_Riwayat Kuota Pendaftar Luar Kota

  • Riwayat Passing Grade Pendaftar Luar Kota

Gambar-15_Riwayat Passing Grade Luar Kota

V. KESIMPULAN

Andai terjadi seperti pada beberapa kasus di atas (dua kecenderungan), yang mana data yang tersedia telah diolah oleh komputer dan telah dimodelkan secara matematik untuk menunjukkan kedua kemungkinan tersebut, maka langkah-langkah yang perlu dilakukan :

  1. Petakan posisi Nilai UN yang anda peroleh di dalam tabel Prediksi Sebaran Nilai UN 2016 (Lebih bagus lagi jika sebaran nilai UN actual tahun 2016 didapat). Andai Sebaran Nilai UN aktual 2016 anda dapatkan, maka anda dapat menarik kesimpulan sementara apakah passing grade SMA akan mengalami kenaikan atau penurunan.
  2. Periksa kuota kluster tempat SMA yang dipilih berada. Jika jumlah kuota lebih besar dibandingkan jumlah murid yang memperoleh nilai UN sama dan di atas anda, Maka pilihan SMA di Kluster-1 bagi anda adalah Aman.
  3. Periksa Historikal SMA yang menjadi tujuan pilihan anda. Jika nilai anda berada di atas nilai rata-rata prediksi maka dapat dikatakan bahwa anda cukup aman untuk memilih SMA yang bersangkutan. Namun, jika nilai anda berada di bawah nilai rata-rata hasil prediksi maka dikatakan bahwa anda tidak begitu aman, karena kemungkinan akan terlempar dikarenakan jumlah pendaftar banyak sekali (terutama pilihan pada sekolah-sekolah favorit)
  4. Jika anda di dalam point 3 dikatakan tidak begitu aman, maka langkah yang harus anda tempuh adalah mempelajari historical dari sekolah yang anda tuju : Sejarah passing grade, sejarah kuota, sejarah pendaftar, sejarah jumlah pendaftar ditolak, dan sejarah kluster.
  5. Hindari intuisi dalam memutuskan pilihan SMA (Intuisi = kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas). Perbanyak berdoa, dan jika anda seorang muslim lakukanlah shalat istiharah untuk membantu memutuskan pilihan anada. Kekuatan pilihan kita bukan hanya berasal dari daya nalar anda saja, namun semuanya berasal dari Allah SWT yang telah memberikan fikiran kepada kita.
  6. Jangan lupa check status via PPDB Online 2016 secara kontinyu karena akan membantu anda (lakukan setiap hari untuk mengetahui jumlah pendaftar, rangking NUN di atas dan di bawah putra/i anda)

Gambar-13_Check Progress PPDB Online 2016

 Gambar-12c Pengecekan Status Pendaftaran via PPDB Online 2016

 VI. STUDI KASUS PUTRA SAYA (M. HUSEUN HAEKAL)

Lulus dari SMPN 7 Bandung pada Tahun 2016 dengan perolehan nilai UN Total 34,70 (skala 10). Yang saya lakukan adalah menentukan peringkat posisi dia berdasarkan nilai yang sama dengannya dan juga ditambah nilai yang berada di atasnya (sekitar peringkat 543). Kemudian saya cek juga kuota yang tersedia di kluster-1 (rata-rata sekitar 1.832 murid), apakah ia memiliki kesempatan untuk masuk di kluster-1 ? (memiliki peluang yang sangat besar).

Gambar-13_Studi Kasus Putra Saya M Husein Haekal-Lulusan SMPN 7 Bandung Tahun 2016

 Gambar-13 Studi Kasus Putra Sulung Saya: Muhammad Husein Haekal (Lulusan SMPN 7 Bandung), dengan Nilai UN 34,7

Setelah itu saya cek historikal dan prediksi passing grade sma tahun 2016 di Kota Bandung. Insyaallah akan memungkinkan untuk diterima di SMAN 2, 4, 5, 8, 11, dan 24. Untuk ke SMAN 3 perlu sedikit keberuntungan (jika dipertimbangkan dengan jumlah distribusi UN yang jauh di bawah kuota, dan perlu perhitungan lebih detail lagi). Dan putra saya cukup berprestasi di Basket Ball Club SMPN 7, yang dalam beberapa event saya ikuti langsung sejak 2013 sampai dengan 2016 ini sering menjadi Juara I di bawah guru dan pelatih handal Bapak Ahmad. Sehingga saya juga memberikan kesempatan kepada putra saya untuk menggunakan Jalur Berprestasi.

 

Gambar-14_Analisa Studi Kasus Putra Saya M Husein Haekal-Lulusan SMPN 7 Bandung Tahun 2016

 Gambar-14 Studi Kasus Putra Sulung Saya: Muhammad Husein Haekal (Lulusan SMPN 7 Bandung)

 

VII. PENUTUP (SAMA DENGAN TULISAN SEBELUMNYA (BERKAITAN DENGAN PREDIKSI PASSING GRADE SMP 2016)

Perlu disadari bersama bahwa melakukan prediksi bukanlah hal mudah yang dapat dilakukan tanpa  data yang akurat. Semakin aktual dan akurat suatu penyajian data, maka akan semakin representatif dan dapat dipertanggungjawabkan hasil prediksinya. Kedepannya, mudah-mudahan institusi yang terkait dengan otoritas penyebaran data dapat juga menyiapkan historical data yang suatu saat dapat dipergunakan untuk masyarakat umum yang berkepentingan menggunakannya (data dalam 5-10 tahun ke belakang).

Lebih baik salah memprediksi dengan suatu metoda analisis, dibandingkan memprediksi dengan jalan melempar mata uang untuk memilih angka dan burung. Sekali lagi semuanya akan bergantung pada data awal sebaran nilai UN 2016 yang diterbitkan oleh fihak yang berwenang. Semakin cepat data tersebut di-publish, maka akan semakin membantu masyarakat luas untuk memprediksi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, sehingga langkah antisipasinya bisa disiapkan sejak dini pula.

Akhir kata, tiada gading yang tak retak, semua makhluk memiliki kelemahannya masing-masing dengan keterbatasan ilmu yang ada padanya. Sehingga akan memungkinkan juga terjadi kesalahan di dalam memprediksi hasilnya. Hal tersebut terjadi semata karena kekurangan penulis, dan penulis senantiasa berdoa untuk ditambahkan ilmu pengetahun yang bermanfaat bagi makhluk-makhlukNya oleh Yang Maha Kuasa. Kalaupun ada kebenaran di dalamnya, maka semuanya itu bersumber dari Allah SWT yang Maha Berilmu.

Mohon bantuan para pembaca sekalian juga untuk memberikan masukan yang bersifat konstruktif, dan jika berkenan dapat mengirimkan data-data terkait seputar UN dan Passing Grade SD & SMP ke alamat : duddy_arisandi@yahoo.com.

Kita tanamkan kepada putra-putri kita bahwa apapun hasilnya nanti merupakan keputusan terbaik yang telah ditakdirkanNya, manusia hanya bisa berusaha. Andai tidak diterima di sekolah impiannya, maka hal tersebut bukanlah akhir dari segalanya, perjalanan panjang nan berat dibutuhkan untuk membangun bangsa ini lewat generasi-generasi muda yang beriman dan bertakwa, memiliki kepribadian atau tingkah laku yang baik, dan menguasai ilmu pengetahuan, berdayasaing tinggi dan berprestasi.

Tak lupa penulis ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para penyedia data di media sosial seperti : situs bicara PPDB (saudara Taufiq Akbari Utomo), Dinas Pendidikan Kota Bandung / PPDB, , saudara Fauzan Alfi, Inan Kito Konsultan, Jodenmot, dan lain-lainnya, yang telah membagi informasi berguna bagi kemajuan pendidikan bangsa ini. Semoga silaturahim tetap terjaga walaupun hanya lewat tulisan-tulisan di media blog.

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan mohon didoakan juga oleh pembaca bagi kebaikan keluarga kami, dan semoga putra sulung saya M. Husein Haekal dapat diterima di SMA Kota Bandung yang menjadi tujuannya, demikian pula dengan putra saya yang ke dua yang akan masuk ke SMP di Bandung Kota (Muhammad Bintang Aththuur).

CATATAN : Master Data Exell, Gambar, dan Tabel dapat diunduh dari sumbernya secara langsung dengan judul file :

  • 0_Data Based Persiapan Haekal Masuk SMA di Bandung 2016_FINAL [https://docs.google.com/folderview?id=0BxISOQA_AHSeMWQ1YTI4YjEtZmM1MC00ODQzLWJmYjctMWNlNWQ3YWEzZWU0&usp=drive_web&hl=in]
  • Kalau sulit dibuka via link di atas, anda dapat masuk ke menu blog “Karya Tulis dan Presentasiku” dan silahkan filenya di unduh.

 

Soroako, Sul-Sel, 10 Juni 2016, 18 Juni 2016, 20 Juni 2016, 21 Juni 2016

Ir. Duddy Arisandi, S.T., M.T.

Dosen Akademi Teknik Soroako

 
152 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 10, 2016 in Pendidikan, Sistem Pendidikan

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

152 responses to “[REVISI-VI/FINAL/28-06-16] PENGUBAHAN PARADIGMA DALAM MEMPREDIKSI PASSING GRADE SMA TAHUN 2016 MELALUI BASIS DATA SEBARAN HASIL UN SMP PADA TAHUN BERJALAN (ALTERATION OF PARADIGM IN PREDICTING THE VALUE OF SENIOR HIGH SCHOOL PASSING GRADE IN YEAR 2016 THROUGH SMP DATA BASE UN-DISTRIBUTION IN CURRENT YEAR)

  1. ryan

    Juni 10, 2016 at 5:03 pm

    malam mas dud, sy tidak nemu file Master Data Exell, Gambar, dan Tabel 0_Data Based Persiapan Haekal Masuk SMA di Bandung 2016_FINAL
    bisa kirim via email sy

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 11, 2016 at 5:58 am

      Filenya barusan sudah saya kirimkan, untuk SD ke SMP dan SMP ke SMA. Semoga bermanfaat, dan kalau melihat data data yang salah mohon saya diinfokan. Jangan lupa, kalau punya data sebaran hasil UN SD dan UN SMP Tahun 2016 ini mohon dishare ke saya. Saya akan berupaya untuk mematangkan prediksi 2016 di dua tulisan blog saya. Salam kenal kembali & have a nice week end.
      Wassalam
      Duddy Arisandi

       
  2. ryan

    Juni 11, 2016 at 12:18 pm

    Assalamualaikum Wr.Wb
    berikut saya Informasikan Sebaran Nilai UN di SMPN 5 Bandung

    >38 = 7 Orang
    37 – 37.95 = 33 Orang
    36 – 36.95 = 33 Orang
    35 – 35.95 = 53 Orang
    34 – 34.95 = 47 Orang
    33 – 33.95 = 37 Orang
    32 – 32.95 = 35 Orang
    31 – 31.95 = 25 Orang
    30 – 30.95 = 19 Orang
    29 – 29.95 = 8 Orang
    28 – 28.95 = 11 Orang
    27 – 27.95 = 5 Orang
    26 – 26.95 = 5 Orang
    25 – 25.95 = 4 Orang
    23 – 23.95 = 1 Orang
    21 – 21.95 = 1 Orang
    20 – 20.95 = 1 Orang
    18 – 18.95 = 1 Orang

    TOT.SISWA = 326 Orang

     
    • Duddy Arisandi (@21D6BAD8)

      Juni 11, 2016 at 1:16 pm

      Hatur nuhun pisan. Datana kaanggo pisan. Namun masih sulit untuk memetakannya. Yang diperlukan adalah sebaran se kota bandung. Untuk disandingkan dengan kuota smp. Kalau sudah dapat infokan ya. Semoga sebelum batas akhir waktu pendaftaran.

       
    • Duddy Arisandi

      Juni 13, 2016 at 6:00 am

      Wa’alaykumsalam, hatur nuhun. Email sudah saya kirim ke dua alamat kang.

       
  3. ryan

    Juni 11, 2016 at 12:21 pm

    belum masuk dud emailnya, ini email saya rian.erametta@gmail.com atau ke email negariansyah@gmail.com

     
  4. ryan

    Juni 11, 2016 at 12:23 pm

    sebaran Nilai UN sedang saya mintakan ke pihak terkait, klo saya sudah dapat nanti saya infokan ke mas duddy, krn saya juga perlu untuk melihat peluang anak saya lolos tidaknya PPDB SMA 2016.

     
    • Duddy Arisandi (@21D6BAD8)

      Juni 11, 2016 at 1:15 pm

      Hatur nuhun ya, coba check emailnya Ryan. Saya kirim kedua alamatnya. Yang alamat kedua masih dalam proses sending dan semoga malam ini bisa masuk (kalau jaringannya bagus)

       
    • Duddy Arisandi

      Juni 14, 2016 at 1:24 am

      Amin, hatur nuhun kang. Hasilna diantos ya.

       
  5. Satria

    Juni 12, 2016 at 2:49 am

    Artikel yang bagus kang Duddy, mudah-mudahan datanya semakin lengkap. Kebetulan tahun ini anak saya juga mau daftar ke SMK. Satu aja usulan saya, artikel yang bagus akan kelihatan profesional jika tidak banyak typo (kesalahan ketik) di dalamnya. Hatur nuhun.

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 12, 2016 at 5:40 am

      Terimakasih Pa satria, insyaallah akan saya edit lagi untuk menghindari kesalahan pengetikan. Sekaligus ada data baru peringkat SMP 2016 di Kota Bandung dan akan saya perbarui juga tulisan saya. Kemarin ibaratnya paket kejar tayang sebelum pengumuman UN, dan sibuk mencari data-datanya yang belum lengkap betul. Hatur nuhun sateuacana.
      Wassalam
      Duddy Arisandi

       
    • Duddy Arisandi

      Juni 13, 2016 at 5:58 am

      Alhamdulillah PAk Satria. Kemarin paket kejar tayang pak, saya buru-buru menulisnya. Insyaallah segera saya edit untuk meminimalisir kesalahannya. Edisi revisi baru saya terbitkan. Mudah-mudahan tidak ada kesalahan penulisan lagi.
      Wassalam
      Duddy Arisandi

       
  6. alif

    Juni 12, 2016 at 4:57 am

    Assalammualaikum wr wb.

    Selamat siang Mas Duddy….. Mas mohon bantuannya untuk memberi gambaran untuk 2 adik saya yang sedang mempersiapkan diri untuk memilih SMA Negeri di Kota Tangerang. Kebetulan 2 adik saya kembar dan mereka berkeinginan untuk bersekolah di 1 sekolah. Jika berkenan mohon dikirim ke alamat email saya alif.naufalian01.gmail.com. Terima kasih atas bantuannya.

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 12, 2016 at 5:37 am

      Wa’alakumsalam Wr.Wb.
      Mas Alif, apa yang bisa saya kirimkan ? Apakah data excell yang saya olah untuk SMA di Bandung.
      Untuk peta perkembangan SMP & SMA di Tangerang saya tidak punya datanya mas. Dan belum tentu kondisinya sama dengan di Bandung. Saran saya, anda bisa ikuti langkah-langkahnya dengan data yang berasal dari sekolah-sekolah di Tangerang tentunya.
      semoga informasi ini membantu.
      Wassalamu’alaykum
      Duddy Arisandi

       
  7. Ruu

    Juni 12, 2016 at 8:30 am

    Permisi pak, prediksi di atas merupakan prediksi bagi peserta didik kategori A yang tinggal dan bersekolah di dalam kota. Bagaimana dengan prediksi untuk peserta didik yang tinggal dan bersekolah di luar kota? Terimakasih

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 13, 2016 at 5:56 am

      Data yang saya miliki hanya untuk katagori A wilayah Bandung Kota. Untuk wilayah lainnya yang tinggal dan bersekolah di luar kota, saya tidak memiliki data dan pengetahuan tentangnya. Mohon dimaafkan. Namun, urutan langkah memprediksinya bisa diikuti, dengan sumber-sumber data yang berasal dari wilayah tempat anda bermukim.
      Wassalam
      Duddy Arisandi

       
  8. fauzi

    Juni 13, 2016 at 4:04 pm

    Kang, hapunten, ini pertanyaan mendasar. Mohon penjelasan apa yang dimaksud dengan Kluster dalam tulisan akang ini. Hatur nuhun

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 14, 2016 at 1:22 am

      Versi bebas saya, Kluster pembagian sekolah berdasarkan tingkat favouritas di masyarakat. Di tahun 2014 sistem kluster diubah. Saya tetap menerapkannya di tulisan saya supaya masyarakat tidak salah memilih sekolah. Dan sifat SMA yang berada di kluster yang sama umumnya sama semisal : Nilai PG yang tinggi-tinggi (untuk kluster-1)

       
  9. ryan

    Juni 13, 2016 at 5:10 pm

    mas, sy sdh unduh excell nya… mau tanya angka di kolom regresi di dapat dari mana? cth regresi sma 5 bdg -0,328*9+38,12

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 14, 2016 at 1:10 am

      Anda buat grafik di excell. Kemudian buat Trend Line (option di excell, anda dapat meilih regresi linier/ logaritmik/ eksponensial), kemudian munculkan persamaannya. Intinya, data yang kita masukan akan dicarikan oleh excell persamaannya (kecenderungan yang paling mendekati dengan simpangan dan faktor korelasinya), untuk memprediksi hasil dari masukan yang kita input dan berada di luar rentang data pengukuran. Search google saja : cara membuat regresi menggunakan excell.

       
  10. Puji Laksono

    Juni 13, 2016 at 11:32 pm

    selamat siang mas…
    membaca ulasan & tulisan yang luar biasa ini saya sangat terbantu
    dengan sebaran nilai un smp 2016 yang ada, mohon info nya anak saya dengan nilai 361.50 bagaimana peluangnya untuk masuk sman 3 bandung ?
    posisi rumah tinggal di bandung timur (namun masih kodya bandung)
    terima kasih banyak

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 14, 2016 at 1:06 am

      Selamat siang Pak, analisis untuk Kota Bandung , peraih UN di atas 36 ada sekitar 155 (andai data peringkat nilai UN smp 2016 bandung benar) orang, kuota sman 3 ada 360. Prediksi UN SMAN 3 kemungkinan turun dari tahun lalu di 35.80-36.90an. Bapak perlu pertimbangkan bahwa lokasi domisili berada di luar kota bandung. Berdasarkan historikal datanya selalu lebih tinggi dibandingkan UN dalam kota. Dan untuk UN luar kota tidak saya prediksi Pak. Silahkan Bapak Putuskan, apakah ingin mencobanya ke SMAN 3 dengan pilihan 2 di lokasi yang dekat dengan domisili putra Bapak. Andai saya, saya akan mencobanya ke 3 karena UN nya besar dan tidak banyak yang mendapatkan nilai tersebut, dan pilihan ke dua jangan sampai salah Pak.

       
      • yulius

        Juni 15, 2016 at 2:15 pm

        selamat malam…. terima kasih banyak pa atas masukan & info yang sangat bermanfaat bagi kami

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 16, 2016 at 12:40 am

        Selamat malam Pak, jangan lupa juga untuk info-info penting lainnya bisa bertandang ke Blog : Bicara PPDB Bandung (Bapak Taufiq Akbari Utomo)

         
    • sapta prayitna

      Juni 20, 2016 at 8:46 am

      selamat sore, kang Duddy & kang ryan semoga selalu diberi keberkahan dan kesehatan
      semoga juga revisi ke 2 nya bisa segera bisa di share & menjadi acuan bagi kita para ortu yg lagi bararingung nentuin pilihan sekolah …… (ikutan liuer ….. jaman kita mah….. tidak begini liuernya…)

      semangat terus kang pantang menyerah……
      tulisan & ulasannya sangat membantu bagi kami orang dan calon siswa sma th 2016

      kang Dudd, Punten saya mau tanya, putri kami NUN nya 370,2 dari SMP taruna bhkati Bandung. adapun domisili rumah kami di Arcamanik Bandung,(jarak kurang lebih 7 km dng sm3) seberapa besar peluang peluang diterimanya putri kami jika akan mendaftar ke SMA 3 (pilihan 1) dan SMA 5 (pilihan 2) ? …. mengingat rumah kami diluar rayon

      Hatur nuhun kang, sukses selalu untuk kita semua…

       
      • Duddy Arisandi

        Juni 20, 2016 at 11:19 am

        Selamat malam Pak, hatur nuhun kanggo doana. Bapak di wilayah G ya ? Kemungkinan bapak akan bertarung di kuota gabungan wilayah C kalau daftar ke SMAN 3. Tahun lalu PG Tahap 2 sebesar 37,7. Untuk SMAN 5 Bdg PG Tahap 2 sebesar 36,7. Kalau ditanya probalitinya saya sulit untuk menjawabnya Pak, parameter eksaknya tidak saya punyai. Silahkan dicoba Pak untuk SMAN 3 dan SMAN 5, tapi tiap hari Bapak Monitor terus lewat PPDB Online setiap hari. Jangan daftar di hari pertama, dan bapak buatkan tabel per hari untuk jumlah pendaftar total, berapa nilai yang di atas dan di bawah putra/i Bapak. Daftarnya agak di akhir-akhir batas pendaftaran. Maaf Pak, karena keterbatasan saya, hanya informasi ini yang dapat saya sampaikan.

         
  11. Yomari Saja

    Juni 13, 2016 at 11:43 pm

    selamat pagi
    mohon info nya kalau putra kami dengan nilai 36.00 apakah ada peluang masuk sma 3 bandung ?

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 14, 2016 at 12:56 am

      Selamat pagi,
      Berdasarkan data saya :
      UN dalam kota SMAN 3 berkisar : 35.80-36.90; Yang memperoleh UN 36 ke atas di kota bandung ada 155 orang; Kuota SMAN 3 360. Andai data peringkat SMPN 2016 Kota Bandung benar, dan asumsi bahwa tidak semua murid dengan UN tertinggi akan terkonsentrasi mendaftar di SMAN 3. Maka peluang putranya besar Pak. Semoga prediksi ini tidak salah (diperngaruhi kualitas data masukannya)

       
      • Yomari Saja

        Juni 15, 2016 at 2:13 pm

        selamat malam…. terima kasih atas info dan masukannya yang sangat berguna bagi kami….

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 16, 2016 at 12:41 am

        Sama-sama Pak, jangan lupa juga bertangdang ke Blog Bicara PPDB Kota Bandung (Bapak Taufiq Akbari Utomo)

         
  12. agus

    Juni 14, 2016 at 3:46 pm

    Ass pak duddy, punten nganggu pak.sy masih ada sedikit bingung pak,dan sekalian mau bertanya ke bapak, klw anak sy pil 1 sma 4(di luar wil), pil ke 2 sma 6( dlm wil ) seumpama terlempar dari pil 1( mudah2 han jangan pak).apakah di pil.yh ke 2 masih mendapatkan proteksi yg 58%( di saingkan dgn yg sewilayah atau disaingkan dgn yg gab.wil yg 4%). Demikian pak pertanyaan sy.yg smpai saat ini sy blm jlas.seblmnya sy ucapkan trm kasih sbnyak2 nya. wass..

     
    • ryan

      Juni 14, 2016 at 5:52 pm

      pak agus, untuk kasus putra pak agus, untuk pilihan 2 dalam wilayah, tetap di ikutkan proteksi dalam wilayah, video tutorial dapat dilihat di ppdb.bandung.go.id

       
      • Agus

        Juni 14, 2016 at 9:22 pm

        Ass.Trma kasih pak ryan atas infonya.kami jd nengerti pak stlah mendengarkan videonya .dan salam kenal pak.

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 16, 2016 at 12:39 am

        Hatur nuhun Kang Ryan kanggo bantosanana. Dapat juga dibaca secara jelas di Blog Bicara PPDB Kota Bandung : Semua Tentang Rayonisasi, Insentif, dan Pilihan Sekolah PPDB 2016 (Bp Taufiq Akbari Utomo)

         
    • Duddy Arisandi

      Juni 16, 2016 at 12:37 am

      Wa’alaykumsalam Pak Agus. Mohon maaf saya tidak terlalu paham secara detail, untuk lebih jelasanya dapat dilihat juga pada Peraturan Walikota Bandung (Perwal No. 610 / 2016) tentang Tata Cara PPDB 2016. Bisa juga cek ke Bapak Taufiq akbari Utomo (Blog : Bicara PPDB Kota Bandung). Untuk kasus bapak pilihan ke 2 (tetap mendapatkan proteksi wilayah karena jarak domisili bapak dengan sekolah dekat). Kalau pada fase ini tertolak, maka masuk ke tahap penjaringan wilayah gabungan. Sekalilagi jangan lupa pak baca Tulisan Pak Taufiq Akbari Utomo : Semua Tentang Rayonisasi, Insentif, dan Pilihan Sekolah PPDB 2016.
      Wassalam
      Duddy Arisandi

       
  13. ryan

    Juni 16, 2016 at 12:36 pm

    Total siswa SMP Negeri dan Swasta Kota Bandung 41.880

    Interval Nilai UN Jumlah
    a. 360 – 400 1.164
    b. 340 – 360 1.745
    c. 280 – 340 9.877
    d. 240 – 280 9.219
    e. 220 – 240 3.820
    f. 160 – 220 12.521
    g. 120 – 160 3.313
    h. 80 – 120 219
    i. 40 – 80 2
    Informasi saya dapatkan dari Dinas Pendidikan Kota Bandung
    Data Detail Per Nilai UN masih saya olah.
    Semoga Bermanfaat. Wassalam

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 16, 2016 at 1:26 pm

      Kang Ryan hatur nuhun pisan, akan segera saya olah Kang. Apakah bisa untuk sebarannya per 10 point supaya memudahkan dalam estimasi passing gradenya. Bolehkah saya asumsikan 50% swasta 50% negeri. Saya bisa bantu untuk oleh sebarannya, kalau berkenan bisa dikirim data mentahnya ke duddy_arisandi@yahoo.com. Mugi-mugi sing tiasa dietang janteun amal kasaean di bulan Ramadhan iyeu.

       
  14. ryan

    Juni 16, 2016 at 2:03 pm

    ok kang, nuju di olah ieu…….. hariwang yeuh nu bade daftar ka SMA 3-5-8-2
    mugi2 putra akang sareng putri abdi lolos ke sekolah yg diidamkan di PPDB ayeuna. aamiin yra

     
  15. ryan

    Juni 16, 2016 at 2:17 pm

    Informasi Lanjutan Nilai UN SMP Kota Bandung 2016

    A. NUN 360 – 400 jumlah 1.164 (Negeri 378 org) (Swasta 786 org)
    B. NUN 340 – 360 jumlah 1.745 (Negeri 642 org) (Swasta 1.103 org)
    C. NUN 280 – 340 jumlah 9.877 (Negeri 6.065 org) (Swasta 3.812 org)

    Detai per Nilai UN akan diinfokan selanjutnya

     
  16. ryan

    Juni 16, 2016 at 3:05 pm

    Informasi Lanjutan Nilai UN SMP Kota Bandung 2016

    Data yang saya informasikan dibawah ini Perolehan NUN Siswa SMP Negeri Kota Bandung

    A. NUN 390 – 400 jumlah 56
    B. NUN 380 – 390 jumlah 52
    C. NUN 370 – 380 jumlah 122
    D. NUN 360 – 370 jumlah 148
    E. NUN 350 – 360 jumlah 255
    F. NUN 340 – 350 jumlah 387
    G. NUN 330 – 340 jumlah 529
    H. NUN 320 – 330 jumlah 641
    I. NUN 310 – 320 jumlah 924
    J. NUN 300 – 310 jumlah 1.130
    K. NUN 290 – 300 jumlah 1.317
    L. NUN 280 – 290 jumlah 1.524

    Mangga bapak/ibu nyanggakeun data na, wilujeung meng-hutang-hitung, sambil ngantosan waktos Sahur.. hehe

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 17, 2016 at 12:28 am

      Hatur nuhun. Ulah hilap upami aya data sebaran SD nya Kang. Punteun sateuacana, Kang Ryan teh rerencangan kapungkur di SMPN 1 Cimahi ya ? atanapi di SMAN 3 Bandung ?

       
  17. ryan

    Juni 16, 2016 at 3:59 pm

    Informasi Lanjutan Nilai UN SMP Kota Bandung 2016

    Data yang saya informasikan dibawah ini Perolehan NUN Khusus Siswa SMP NEGERI Kota Bandung

    M.NUN 270 – 280 jumlah 1.613
    N. NUN 260 – 270 jumlah 1.689
    O. NUN 250 – 260 jumlah 1.712
    P. NUN 240 – 250 jumlah 1.564
    Q. NUN 230 – 240 jumlah 1.560
    R. NUN 220 – 230 jumlah 1.351
    S. NUN 180 – 220 jumlah 3.049
    T. NUN 140 – 180 jumlah 818
    U. NUN 100 – 140 jumlah 88

    Jumlah siswa SMP Negeri Kota Bandung = 20.534
    Jumlah siswa SMP Swasta Kota Bandung = 21.346
    Total Siswa SMP Kota Bandung = 41.880

    Dengan demikian, peserta PPDB SMA Negeri yang berasal dari SMP Negeri (Sesuai dengan data yang telah saya sajikan) berkisar 49.03%

     
    • rinny

      Juni 16, 2016 at 4:55 pm

      pak duddy kalo data pak ryan diolah berarti prediksi pg nya bisa rada mendekati ya pak. hatur nuhun pisan kanggo pak duddy sareng pak ryan
      Diantos pisan prediksina

       
      • Duddy Arisandi

        Juni 17, 2016 at 12:20 am

        Insyaallah TURUN bu, saya sedang mempersipakan Revisi-2 Tulisannya. Pak Ryan banyak membantu dalam mengeluarkan data dari disdik kota bandung. Di Tulisan revisi saya akan mempertimbangkan prosentase kuota juga. Mudah-mudahan Sabtu /Minggu, tulisan revisi 2 nya bisa saya release.

         
    • Duddy Arisandi

      Juni 17, 2016 at 12:23 am

      Hatur nuhun pisan Kang. Saya coba akan prediksi menggunakan prosentase kuota jenis pendaftarannya. Mudah-mudahan Sabtu / Minggu ini. Prediksi revisi 2 nya bisa saya keluarkan. Nyhunkeun bantosan oge Kanggo sebaran NUN SD Kota Bandung (putra yang kedua mau masuk SMP juga)

       
      • Yomari Saja

        Juni 18, 2016 at 4:52 am

        selamat pagi…. semoga kang Duddy & kang ryan diberi keberkahan dan kesehatan setiap saat….
        semoga juga revisi ke 2 nya bisa segera muncul….
        dengan adanya prediksi pg sma tahun 2016 ini mudah mudahan tidak salah memilih

        semangat terus kang…..
        tulisan & ulasannya sangat membantu bagi kami orang dan calon siswa sma th 2016
        sukses selalu untuk kita semua…

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 18, 2016 at 2:18 pm

        Selamat malam Pak, semoga bermanfaat juga buat kita semua. Edisi revisi 2 / final sudah saya launching. Kasian untuk Cluster 3, mudah-mudahan ada solusinya, dan saya masih mencari solusinya. Mudah-mudahan berhasil.

         
  18. Yogi

    Juni 17, 2016 at 12:57 am

    Mas Dudy saya punya foto sebaran nilai UN 2016. Barangkali masih diperlukan, kemana saya harus kirim?

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 17, 2016 at 1:00 am

      Hatur nuhun Mas, Kalau berkenan bisa dikirim ke duddy_arisandi@yahoo.com. Terimakasih banyak atas bantuannya.

       
    • yoni

      Juni 19, 2016 at 5:41 am

      Masih confuse pak, data sebaran nilai yang disampaikan Pak Ryan, data seluruh smp sekota bandung atau hanya smp negri saja?

       
      • Duddy Arisandi

        Juni 19, 2016 at 11:00 am

        Yang dijadikan bahan untuk prediksi hanya untuk sebaran SMP Negeri saja Pak, karena keterbatasan data yang berasal dari seklolah swasta.

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 20, 2016 at 12:56 pm

        Yang digunakan untuk analisis SMP Negeri saja Pak. Untuk sebaran detail SMP swasta, tidak saya dapatkan.

         
  19. Elfida Moralista

    Juni 18, 2016 at 4:32 pm

    Selamat malam kang Duddy. Punten saya mau tanya, putra saya NUN nya 373 dari SMP Labschool Bandung. Rumah kami di Lembang. Bagaimana peluang diterimanya putra saya jika akan mendaftar ke SMA 3 (pilihan 1) dan SMA 2 (pilihan 2)? Hatur nuhun.

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 19, 2016 at 11:04 am

      selamat malam bu, saya masih mengutak-atik untuk estimasi luar kotanya bu. Mudah-mudahan dalam 1 atau 2 hari ini tulisannya bisa saya revisi (khusus untuk luar kota)

       
      • Elfida Moralista

        Juni 24, 2016 at 7:16 am

        Kang Duddy, punten masih dg pertanyaan yg sama. Berdasarkan revisi kedua, Putra saya NUN nya 373 dari SMP Labschool Bandung. Rumah kami di Lembang. Bagaimana peluang diterimanya putra saya jika akan mendaftar ke SMA 3 (pilihan 1) dan SMA 2 (pilihan 2)? Hatur nuhun.

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 24, 2016 at 8:59 am

        Maaf bu, jiganamah putra Ibu akan bertarung di Jalur Luar Kota bu. Untuk luar kota prediksinya lebih sulit bu, karena bisa jadi murid-murid SMP sekolah swasta akan tertarik masuk SMA Negeri favorit (menambah jumlah saingan).Kalau dilihat historis penerimaan Luar Kota Bandung ke SMAN 3, PG 2014 (37.95), PG 2015 (38,05), Rata-rata PG (38,00). Pilhan kedua nya (SMAN 2 ) Insyaallah aman. Tetap saja bu pada saat pendaftaran, dipantau terus jumlah pendaftar dan PG sementraranya lewat PPDB Online.

         
      • Bunda

        Juni 27, 2016 at 6:25 am

        Kang Duddy, punten saya mau tanya…nem anak saya 25,80 pilihan pertama smu 11, pilihan kedua smu 22 (dengan perhitungan rayon, meskipun saya sudah datar juga ke sma swasta…info tambahan kang, jarak rumah saya dengan smu 11 kurang dari 100m..peluangnya bagaimana ya kang?hatur nuhun kang

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 28, 2016 at 12:00 am

        Punteun bu, kalau dilihat dari nilainya dibawah prediksi. Namun kalau ada pendafatar dengan NUN sama dengan putra ibu, maka putra ibu akan menang dari skor jarak antara tempat tinggal ke sekolah. Tetap semangat bu untuk memantau perkembangannya.

         
  20. iwan sidkar

    Juni 18, 2016 at 6:08 pm

    Kang,
    Haturnuhun pisan kanggo info perkawis prediksi PG SMA 2016.

    Pun anak NUN = 357, linggih di wilayah D (dina skema pembagian wilayah ppdb 2016).

    Kumaha numutkeun akang perkawis pilihan 1 sareng 2 na? Naha milih 3 sareng 8 cekap aman? Atanapi milih 8 sareng X wae?
    Tah perkawis X ieu, kamana saena?

    Haturnuhun.

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 24, 2016 at 9:09 am

      Upami putra bapak nyandak sman 3 artina ngangge kuota wilayah gabungan (Estimasi PG : 35,8-37,44), kinteun-kinteun rada riskan. Upami nyandak SMAN 8, 11, 22 Insyaallah langkung aman. (Upami milih 8, 11, 22, putra Bapak tiasa ngengingkeun kuota proteksi wilayah)

       
    • Duddy Arisandi

      Juni 19, 2016 at 11:01 am

      Betul sekali remindernya Pak Taufiq. Jangan lupa tabelnya sudah banyak yang berubah Pak.

       
      • Taufiq A. Utomo

        Juni 19, 2016 at 11:40 pm

        Apa di post saya masih ada kesalahan? Kalau ada mohon tunjukkan apa kesalahannya. Trims.

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 21, 2016 at 9:31 am

        Tidak ada kesalahan kang, cuman beberapa prediksi mulai diubah sesuai dengan kuota dalam wilayah, gabungan wilayah, dan luar kota.

         
    • Duddy Arisandi

      Juni 20, 2016 at 12:56 pm

      Terimakasih atas remindernya. Hanya untuk mengenalkan metodologinya.

       
  21. Faras Damara

    Juni 19, 2016 at 2:41 pm

    malam kang Duddy… itu prediksi acuan passing grade gabungan wilayah ya kang? nuhun.

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 20, 2016 at 12:55 pm

      Betul Pak, pada tahap sebelumnya adalah untuk wilayah gabungan. Untuk dalam wilayah baru saya revisi prediksinya pak. Terimakasih atas masukannya.

       
  22. ryan

    Juni 20, 2016 at 1:40 pm

    masih perlu data lagi gak kang, sy ada data raihan nilai UN SMP Negeri kota bandung berdasarkan rayon SMP. contoh SMP Rayon D (smp 2,5,7,14,40,44)
    sy kirim via email ya

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 20, 2016 at 1:45 pm

      Perlu banget kang. Anak saya yang satunya mau masuk smp. BTW, akang dulu dari SMPN-1 Cimahi atau dari SMAN-3 Bandung ya ?
      Powered by Telkomsel BlackBerry®

       
  23. ryan

    Juni 20, 2016 at 1:59 pm

    data sudah saya kirim via email

     
  24. ryan

    Juni 20, 2016 at 2:05 pm

    bukan kang, saya alumni SMAN 2 Bandung angkatan 99…. data yang saya kirim adalah raihan nilai UN smp negeri kota bandung 2016 untuk diolah mjd prediksi ppdb sma, akang mengolahnya sambil membuka perwal

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 21, 2016 at 9:29 am

      Hatur nunun kanggo kirimanana Kang, sudah saya olah dan saya posting. Ada nuansa lain di sebarannya kalau berdasarkan wilayah.

       
      • Arief Budiman

        Juni 22, 2016 at 2:23 am

        kang Duddy, kang Ryan, kalau saya perkirakan posisi anak saya di antara 40-an ribu anak yg lulus SMP di Bandung, dengan NUN 32 maka anak saya berada di sekitar posisi 5000-an. Dengan total daya tampung SMA sekitar 9 ribuan, semestinya anak saya bisa masuk SMA Negeri. Namun dgn aturan wilayah dan luar wilayah dan 3 SMA di dalam wilayah lengkong cukup favorit SMA 8 – 11 – 22 yg ‘hanya’ memiliki proteksi wilayah 38%, dan kalau akan mencoba SMA lain di luar wilayah kuotanya sedikit, maka akan sungguh ironis ya, jika anak saya atau puterinya kang Ryan tidak bisa masuk ke SMA negeri …… Apalagi kalau melihat kenyataan dan data bahwa 42% dari anak yg lulus SMP se Indonesia nilai rata2 UN nya di bawah 5.5, dan hanya sekitar 20% anak yg lulus dgn rata2 NUN 7 – 8.5, dan hanya 5% yang di atas 8.5

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 22, 2016 at 6:16 am

        Leres Pak Arief. Sistem ini baru diterapkan kalau tidak salah mulai tahun 2015. Memang perlu kajian khusus puntuk pemerataan pendidikan ditinjau dari kapasitas sekolah. Ada kasus dalam 1 wilayah penuh oleh kluster 3 semuanya, Ada suatu wilayah juga yang penuh dengan kulster 1 dan 2 tanpa kluster 3. Kedepannya perlu langkah serius dinas pendidikan kota bandung untuk meningkatkan mutu penyeragaman pendidikannya. Jadi sistem PPDB yang ada tidak difokuskan untuk mengatasi kemacetan jalan yang ada di Kota Bandung saja. Ada konsekwensi jika domisili di wilayah sekolah-sekolah kluster 1 dan 2, maka beban belajar putra/i kita akan berat sekali, begitu di bawah batas rata-tara wilayah, akan otomatis diadukan dengan kuota gabungan wilayah atau luar kota yang notabene memiliki NUN besar-besar. Belum kita liat kiprah perilaku murid sekolah swasta dalam menentukan SMA di Bandung……..kedepannya persaingan semakin berat dan sulit kang…..(mudah-mudahan menjadi pikirin Kang Ridwan Kamil)

         
  25. Arief Budiman

    Juni 21, 2016 at 3:18 am

    kang Duddy, salam kenal, saya Arief Budiman, tinggal di kelurahan turangga, kecamatan Lengkong.
    a. Anak saya lulus SMP 11 dgn NUN 32, apakah aman kalau pilihan 1 nya SMA 8 dan pilihan ke 2 nya SMA 11 ?
    b. Berapakah prediksi PG SMA 8 dan SMA 11 tahun 2016 ini ? baik yang untuk dalam wilayah atau gabungan.

    hatur nuhun

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 21, 2016 at 9:28 am

      Salam Kenal juga Pak Arief, untuk prediksi dalam kota baru saya posting hari ini Pak. Pilihan putra Bapak dua-duanya dulunya adalah kluster 1. Kalau mau coba, salah satunya diganti ke sekolah yang dulunya kluster 2 atau 3 Pak. Prediksi baru saya posting Pak.

       
      • ryan

        Juni 21, 2016 at 12:11 pm

        kang dud, untuk kasus seperti saya dan pak arief, kondisinya sangat2 dilema. klo qta mencoba mendaftar ke sekolah di luar wilayah, kita akan bertarung dalam Kotak Gabungan Wilayah. ambil contoh. salah satu pilihan anak qta didaftarkan ke SMA 20, yg notebene Kuota Gabungan wilayahnya hanya 47 Orang, apakah kuat NUN 32 bersaing memperebutkan kursi sejumlah 47 org itu?

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 21, 2016 at 1:25 pm

        Kedah dipantau terus Pak lewat tabelnya. Satu yang bisa dijadikan catatan juga : Pendaftar luar kota dari tahun 2014 ke 2015 cenderung menurun. Sedangkan kuota bertambah. Mangga dicobi.

         
    • ryan

      Juni 21, 2016 at 12:06 pm

      pak arief, putri sy juga sama NUN 32an, tinggal di Kel.Cijagra Kec Lengkong…. kita berada dalam wilayah yang cukup menguntungkan, diisi oleh SMA favorit 8-11-22, tetapi karena NUN anak2 kita diambang batas, menjadi tidak berarti keberadaan SMA 8-11-22 dlm wilayah kita. hal ini adalah Kelemahan dari Perwal PPDB tahun ini, terjepit posisi nilai NUN qta

       
      • Duddy Arisandi

        Juni 21, 2016 at 1:27 pm

        Betul sekali kang, dan NUN luar kota susah diprediksi. Saya menyarankan ke dinas pendidikan bandung, agar sekolah masang kuota cadangan dengan nun lebih rendah. Kemudian di test kan di setiap sekolah yang menjadi tujuannya. Alternatif untuk jalur luar kota.

         
  26. Yomari Saja

    Juni 21, 2016 at 12:34 pm

    selamat malam kang Duddy Arisandi…..
    sebelumnya kami ucapakan terima kasih atas tulisan yang bermanfaat ini…

    Ternyata memiliki NUN yang relatif pas pasan (di posisi rentan 360) serta domisili tempat tinggal berada di luar wilayah (wil H – Ujung Berung) menyebabkan sport jantung juga bagi kami orang tua murid.

    Sebelumnya mohon maaf Jika dan hanya jika ini mah kang, terjadi pada kang Duddy apakah apakah akang akang mencoba keberuntungan (berdasarkan analisa tsb diatas) untuk mendaftarkan pilihan 1 SMA 3 dan
    pilihan 2 SMA 24 atau bagaimana ?

    sekali lagi maaf … ini hanya untuk referensi dan masukan buat saya pribadi
    salam dan terima kasih

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 21, 2016 at 1:23 pm

      Saya sependapat dengan Kang Ryan, lebih aman. Kalau mau menghabiskan kapanasaran, kita jadi sniper kang. Pantau PPDB Online setiap malam, dan isi data-data yang diperlukan. Tabel Excellnya sudah saya siapkan tinggal di download. Tujuannya memetakan posisi putra kita selama pendaftaran berlangsung. Upami saya, pilihan SMAN 3 Bandung untuk putra saya sudah saya lapurkeun.

       
  27. ryan

    Juni 21, 2016 at 12:44 pm

    ibu/bpk yomari,klo saran saya lebih baik SMA 5 (kursi GW 125) dan SMA 24 (kursi DW 198)

     
    • Yomari Saja

      Juni 21, 2016 at 1:08 pm

      hatur nuhun pisan kang ryan….

      salam

       
  28. Dani Ibrahim

    Juni 21, 2016 at 2:16 pm

    salam kenal kang Duddy, anak saya NUN nya 37,6 dan sepertinya berada dalam satu wilayah dengan SMA 3. Dari data diatas total yang dapat NUN diatas 37 sebesar 137 sedangkan kuotanya SMA 3 sebesar 107…..wah jadi deg..deg plas oge. Peluangnya kumaha kang kalau keukeuh mau ke SMA 3

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 22, 2016 at 6:28 am

      Kang, inimah kalau saya (boleh diturutin atau tidak). Selalu ada kemungkinan kuota akademik akan bertambah, jika kuota di tempat lainnya tidak terpenuhi. Saya juga tidak yakin apakah semua orang sebanyak 107 akan mendaftar semuanya ke SMAN3 ? Tapi hati-hati juga Pak, kita belum tahu perilaku anak-anak SMP swasta yang punya nilai besar, apakah mereka akan ikut meramaikan juga di pendaftaran SMAN 3 ? Ambil pilihan 2 nya yang aman saja pak.

       
      • Dani Ibrahim

        Juni 22, 2016 at 3:13 pm

        betul juga kang, saya ambil contoh perilaku anak-anak swasta yang di Jakarta masuk ke SMA 8 Jakarta…..membuat keponakan juga terlempar dari sana padahal hasil NUN nya diangka 38,1. Nuhun pisan sarannya.

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 24, 2016 at 7:18 am

        Pa Dani, kondisi riskannya adalah peraih NUN di atas 34 murid negeri sekitar 30% dan swasta 70%. andai murid swasta eksodus ke negeri, maka dapat dibayangkan bahwa sekolah SMA Negeri akan dipenuhi oleh murid yang berasal dari murid swasta. Kedepannya perlu diperhatikan juga oleh dinas pendidikan kota Bandung.

         
      • Dani Ibrahim

        Juni 24, 2016 at 5:32 pm

        Sebaran UN SMP BAndung sudah direlease di PPDB Bandung. Yang dapat nilai 375 keatas ada 3000 an, Saya ihat jauh lebih besar dibandungkan sebaran UN SMP di Bandung 2015 sekitar 518. Berarti persaingan SMA 3, 5 dan SMA favorite lainnya akan semakin ketat. Apakah betul data yang saya baca kang?

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 27, 2016 at 5:26 am

        Saya dengar dari sahabat saya ada kesalahan dalam penulisannya, dan sudah direvisi oleh dinas pendidikan.

         
  29. yenny

    Juni 22, 2016 at 12:51 am

    salam kenal pak duddy,
    punten saya minta pendapat pak duddy, jika anak saya Nem nya 37,25 dan berminat pil 1 ke SMA 3 dan pil 2 SMA 5 dengan posisi luar wilayah kedua2nya. Kira2 berapa persen kemungkinan diterima di SMA 3 ? atau apakah kedua pilihan ini cukup riskan ?

    Terimakasih sebelumnya pak.

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 22, 2016 at 6:25 am

      Salam kenal bu, NUN nya besar bu. 3 dan 5 hampir 1 genre bu. Kalau bisa pilihan satunya ibu pilih di 3 atau di 5, satunya lagi di luar sman 3 atau sman 3. Kalau bicara probalitynya masih sulit bu, karena data yang kita jadikan acuan hanya dari sekolah negeri saja. Kita belum mengetahui perilaku murid-murid SMP Swasta yang akan masuk ke SMA negeri. Jadi saya ambil kemungkinannya 50:50. Maaf sekali bu.

       
      • yenny

        Juni 22, 2016 at 8:46 am

        Terimakasih pak duddy, saya juga berfikir demikian. terus terang alasan pil 2 saya di sma 5 karena alasan kepraktisan saja karena kakaknya bersekolah disana jadi tidak repot kalau mengambil rapor🙂. Baik pak , saya akan berfikir ulang utk pemilihan pil 2.

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 24, 2016 at 9:01 am

        Silahkan bu.

         
  30. info cvamu

    Juni 22, 2016 at 4:20 am

    Assalamualaikum kang, anak saya cuma punya nem 28,45 kira kira kalau pilihan 1 ke sman 7 pilihan ke 2 ke sman 23 bagaimana kans nya, saya tinggal di antapani

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 22, 2016 at 6:05 am

      Wa’alaykumsalam, SMAN 7 di luar wilayah ya (bertarung di kuota gabungan wilayah), kalau SMAN 23 ada di dalam wilayah. Insyaallah peluangnya lebih besar ke SMAN 23.

       
  31. ryan

    Juni 22, 2016 at 12:21 pm

    good kang duddy, semakin mantap advice2nya… menyejukan hati orang tua siswa

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 24, 2016 at 7:24 am

      Mudah-mudahan Kang, walupun hati saya juga sedang ketar-ketir, dan berpasrah kepadaNya……

       
  32. rinaldimunir

    Juni 22, 2016 at 2:09 pm

    Kang Duddy, anak saya NUN nya 35.60. pilihan 1 nya SMA 5 atau SMA 2, dan pilihan 2nya SMA 20. Domisili di Antapani. Bagaimana kemungkinannya? Makasih kang

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 24, 2016 at 7:24 am

      Insyaallah aman untuk pilihan Ibu Tersebut. Bertarung di jalur kuota kabungan wilayah Pak. Tetapi tetap pada saat pendaftaran dipantau terus pak melalui ppdb online. Mengingat sekolah negeri favorit banyak diminati juga oleh sekolah swasta di Bandung.

       
  33. Fridayanti Wp

    Juni 23, 2016 at 2:25 am

    salam…maaf mau bertanya. anak saya nilai 31.45 tinggal di kelurahan Batunungggal, Masuk dalam wilayah dg SMA 8,11 dan 22. Tapi dari prediksi pasing grade..termasuk dibawah passing grade ya pak? ketar ketir

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 24, 2016 at 7:02 am

      Kalau melihat dari jumlah distribusi SMP sewilayahnya sepertinya begitu. Namun masih ada kesempatan bu, dengan jalan memantau jumlah pendaftar setiap harinya dan memosikan posisi anak kita di jumlah kuota yang ada. Namanya juga prediksi, mungkin saja ada kesalahannya.

       
  34. Siska

    Juni 23, 2016 at 4:58 am

    Assalamualaikum, Kang Duddy, NUN anak saya 32,35.
    Yg masuk dalam wilayah/radius 2km : SMA 2,3,5,20,10,14,19.
    Masalahnya KK saya belum setahun, tapi asli memang pindah rumah dan bukan titip KK.

    Jadi mau tidak mau kemanapun mendaftar akan dimasukkan ke kuota gabungan wilayah😦

    Saya mohon saran, u pil 1 ke SMA 14, dan pil 2 ke SMA 10 sudah aman ya kang ? Atau ada alternatif lain mungkin? Sbg catatan, anak saya tidak mau ke SMA 19 krn memang jauh dari rumah walaupun masuk dalam wilayah.
    Terima kasih sebelumnya

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 24, 2016 at 6:47 am

      Insyaallah aman bu. Padahal kalau putranya ke 19 bisa mendapatkan proteksi kuota wilayah bu.

       
      • Siska

        Juni 25, 2016 at 1:23 am

        Kan KKnya blm setahun kang, jd kmanapun mendaftar akan dianggap luar wilayah😦 Oh ya, sma 14 dan sma 10 jg masuk dlm wilayah sebetulnya,tapi ya itu terjegal KK.

        Htrnuhun ya kang atas blognya dan tanggapannya,saya senang subscribe disini, kang Duddy bageur dan mencerahkan…ga judes hehehe

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 27, 2016 at 5:25 am

        Sami-sami bu.

         
  35. Siska

    Juni 23, 2016 at 4:58 am

    Oh maaf, SMA 1 juga masuk wilayah namun sayangnya terjegal KK yg belum setahun.

    Nuhun

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 24, 2016 at 6:49 am

      Iya bu, padahal kalau dapat kuota proteksi wilayah di SMAN 1, nilainya bagus bu.

       
  36. dedi

    Juni 23, 2016 at 7:12 pm

    Apakah dg NEM 21 bisa masuk SMAN 18 atau 21 ?

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 24, 2016 at 6:42 am

      Punteun Pak Dedy, untuk prediksi PG kuota wilayah : SMAN 18 (wil. E), kemungkinan prediksi PGnya 27-18; SMAN 21 (wil. G), kemungkinan prediksi PG nya 29-30. Kemungkinan akan selalu ada (walupun kecil) dengan jalan memantau terus jumlah pendaftar lewat PPDB On Line setiap harinya Pak.

       
  37. Siska

    Juni 25, 2016 at 9:05 am

    Kang punten mau nanya lagi, kalo prediksi di atas sdh sesuai sebaran NUN yg dirilis di website ppdbkotabandung belum ya?

    Htrnuhun

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 27, 2016 at 5:24 am

      Beberapa hari lalu sebaran resmi NUN SMPN kota bandung 2016 direlease resmi oleh dinas pendidikan kota bandung, Setelah saya lihat-lihat ternyata tidak mengubah banyak Prediksi PG yang ada sebelumnya.

       
  38. dahlius

    Juni 25, 2016 at 2:17 pm

    Kang Duddy tulisan sangat membantu saya utk memilih SMA, namun saya ingin menambah keyakinan utk dapat pencerahan dari akang. begini anak saya lulusan SMP luar kota Bandung nilai UN 371,1, tinggal di Kecamatan Buah Batu..tepatnya di Jln Ranca Bolang, sangat berminat masuk SMA-8 & pilihan ke-2 SMA 12, bagaimana peluangnya?…

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 27, 2016 at 5:12 am

      Insyaallah aman berdasarkan historikal Passing Grade Luar Kotanya.

       
  39. darma

    Juni 25, 2016 at 8:55 pm

    nun anak saya 31.50. sebaiknya pilih sma mana yg kemungkinan diterima lokasi antapani bandung.

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 27, 2016 at 5:09 am

      Untuk kuota proteksi insyaallah aman di SMAN 12, 16, 21, 21.

       
      • darma

        Juni 27, 2016 at 12:47 pm

        kalau sma 20 bisa gak

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 27, 2016 at 11:39 pm

        Berarti Gabungan Wilayah. Nilainya tidak terlalu mepet ?

         
  40. ryan

    Juni 27, 2016 at 8:24 am

    Waduh bapak ibu, hari pertama PPDB Akademik agak membuat pusing Hutang-Hitung peluang dan Prediksi…. SMAN 3, sesuai perkiraan di serbu Siswa SMP Swasta dg NUN Besar diatas 37. hasil Pantauan saya dilapangan,Siswa yang berniat masuk ke sma 3, karena melihat pendaftar dari swasta yg NUN besar2 menyerbu ke SMAN 2 dg NUN diatas 36 memperebutkan Kuota GW….. bagaimana info pandangan mata dari Bapak dan Ibu? diantos kabarnya

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 27, 2016 at 11:46 pm

      Satu catatan dari saya Kang, sekolah swasta akan lenggangkangkung menyerbu sekolah negeri favorit. Sementara sekolah negeri yang mau ke swasta dipanjar dulu, dan kalau tidak jadi hangus. Nampaknya kejadian ini yang tidak diantisipasi di perwal ppdb 2016………

       
      • Siska

        Juni 28, 2016 at 3:48 am

        Ditambah operator ppdb online yg kurang profesional sering menyajikan data yg salah.

        Kmrn data sebaran NUN salah
        Lalu kuota DW dan GW juga sempat ngaco
        Sekarang PG DW dan GW sementara SMAN 10 juga ngaco, penulisan desimal yg salah bikin rancu

        Serius dong tim ppdb jgn asal aja..hehe jd agak kesal

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 28, 2016 at 6:36 am

        Padahal di BAB 3 Perwal sudah jelas membahas tentang : Pengawasan dan Pengendalian.

         
      • dedi

        Juni 29, 2016 at 3:55 am

        Mohon info kenapa di SMAN 27 DW, GW dan LK posisinya 0.

        Tks

         
      • Duddy Arisandi

        Juni 30, 2016 at 7:18 am

        Boleh jadi, operator atau IT sistem di sma anya ada masalah

         
  41. Siska

    Juni 29, 2016 at 4:16 am

    Kang punten mau tanya kalo kuota per SMA yg dicantumkan di website ppdb itu sudah betul dan final belum ya?

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 30, 2016 at 7:18 am

      hanya Kondisi kuota awalnya saja. Karena kedepannya jika beberapa kuota tidak terpenuhi maka akan dilimpahkan ke kuota akademik……….

       
  42. darma

    Juni 29, 2016 at 11:09 am

    ada suatu kisah, sebuah keluarga tinggal di ujungberung. karena ortu ingin anaknya masuk sma 3, maka si anak di pindah kk nya ke satu wilayah dg sma 3.sedangkan ortunya msh ktp ujungberung, itu dilakukan 1 thn yg lalu. nah skrang nem si anak hanya 25,5. kalo diterima di sma 3 dg nem segitu, mungkin gak.

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 30, 2016 at 7:15 am

      Mungkin banget, ambil jalur kuota proteksi…..dan mukjizat bahwa kuota yang tersedia termasuk kuota dengan nilai putra anda (menurut kisah anda)

       
  43. darma

    Juni 29, 2016 at 5:48 pm

    kasian sma 3 dan 5 kalo betul pg dw nya di bwh 20

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 30, 2016 at 7:13 am

      Konsekwensi ‘BASIS WILAYAH’, Para Pembisik untuk Perwal PPDB 2016 nampaknya tidak banyak orang yang merupakan ahli di bidang pendidikan, Mudah-mudahan saya diberi kesempatan untuk membahas akhir di tulisan ini.

       
  44. inaaria

    Juni 29, 2016 at 8:36 pm

    Kang Duddy…punten cek e-mail..nuhun

     
  45. yomari

    Juni 30, 2016 at 1:53 am

    hari ini adalah hari terakhir mendaftar, namun informasi publik yang penting bagi kita orang tua yaitu ppdb online tidak bisa diakses sampai dengan pk. 08.51

    akhirnya kita orang tua kesulitan dalam pemantauan….
    semoga aplikasi dan web ppdb bisa segera dipergunakan

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 30, 2016 at 7:10 am

      Terlebih masih ada status sekolah dengan pendaftar DW-GW-LK : 0 – 0 – 0…………

       
  46. Siska

    Juni 30, 2016 at 3:47 am

    Web ppdb ga bisa diakses setelah td malam sempat kacau datanya

    Ternyata dari tahun ke tahun penyelenggaraan ppdb belum maksimal dan lancar

     
    • Duddy Arisandi

      Juni 30, 2016 at 7:08 am

      Mudah-mudahan, ada fase pemantauan dan pengendaliannya. Terlebih untuk EVALUASI PERWAL 2016 untuk 2017 tentang PPDB

       
    • Duddy Arisandi

      Juli 1, 2016 at 6:33 am

      Wajar Bu, kalau tidak disupport dengan domain host yang handal akan kewalahan, mengingat ribuan orang akan mengakses dalam waktu yang bersamaan. Mudah-mudahan kedepannya dapat menjadi lebih baik lagi,

       
  47. darma

    Juni 30, 2016 at 2:42 pm

    p dudy terbukti pak nem 16 di tolak sma 7, malah masuk pilihan 2 sma 3. keajaiban luar biasa. sdh ada 3 siswa satu sekolah anak sy yg titip kk msk sma3 dg nem dibawah 31. sakit hati pak. thanks

     
    • Duddy Arisandi

      Juli 1, 2016 at 6:31 am

      Tidak perlu sakit hati Pak, justru ujian di Bulan Ramadhan ini akan menguji seberapa tingkat keikhlasan kita terhadap keputusanNya…………….

       
      • darma

        Juli 1, 2016 at 12:31 pm

        amin

         
  48. jack prasetyo

    Juli 1, 2016 at 6:48 am

    yang lebih ironis lagi pak , hal ini terulang setiap tahun, kok perwal yg model gini masih diteruskan
    mestinya mutu pendidik di kluster 2 & 3 yg perlu ditingkatkan, malah jangan sampai orang tua memanipulasi data KK, bagiamana nantinya penerus anak bangsa ini dari sedini mungkin sudah diajari curang…………

     
    • Duddy Arisandi

      Juli 1, 2016 at 8:23 am

      Main Concern Perwal PPDB 2016 bagi saya pribadi sangat bagus sekali (mudah-mudahan saya diberi waktu untuk menuliskannya secara khusus), dan Bapak Jack pendapatnya juga benar pengenai penyetaraan mutu kluster. Komunikasinya nampaknya tidak nyambung atau diterjemahkan dengan lebih baik ke satuan dinas pendidikan di bawahnya. Saya juga kasihan, apa iya ada contoh sampel dengan pendaftar ‘O’ (saya lupa smp atau smp), artunya kalaupun ditutup Rapopo….. ? ? ?

       
      • rinaldimunir

        Juli 1, 2016 at 10:35 pm

        Pak Duddy, jadinya Husein Haekal keterima di SMA mana?

         
      • Duddy Arisandi

        Juli 2, 2016 at 8:58 am

        Alhamdulillah di SMAN 6 Bandung Pak.

         
    • Siska

      Juli 1, 2016 at 4:58 pm

      Setuju.

      Kualitas pendidik benar2 hrs diperhatikan dan ditingkatkan. Masa guru di sekolah kalah dengan tutor di bimbel.
      Contoh, di sekolah2 tertentu, soal UN kmrn (high thinking) sebagian besar ga diberikan/dilatih di sekolah. Kalo ga ditunjang bimbel mungkin anak sy juga bakal dpt NUN kecil kmrn

       
      • Duddy Arisandi

        Juli 2, 2016 at 9:00 am

        Paradigma berikutnya yang penjadi PR dinas pendidikan kota Bandung. Harus ada satu instrument yang menjamin bahwa di setiap wilayah mutu pendidikannya bagus bu.

         
    • Duddy Arisandi

      Agustus 5, 2016 at 3:30 am

      Silahkan dicek hasilnya. Saran saya untuk nalisa dipisahkan menjadi 3 bagian : PG Dalam Wilayah; PG Wilayah Gabungan; PG Luar Kota.
      Semoga mencerahkan dan ada perbaikan untuk kedepannya.

      Wassalam
      Duddy Arisandi

       
      • Taufiq A. Utomo

        Agustus 16, 2016 at 1:14 am

        PG luar kota tidak saya bandingkan, mengingat problem yang ada dengan PG luar kota, yakni (1) PG LK tidak ditampilkan, (2) kuota luar kota tampak terbagi dua, dan (3) amanat perwal bahwa PG LK minimal sama dengan PG GW nampak tidak dijalankan sebagaimana yang kita bayangkan semula.

         

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: